SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu NasDem telah mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres yang bakal mereka usung. Setelah itu tinggal memilih siapa wakilnya.
Namun Wasekjen NasDem Hermawi Taslim mengatakan kalau ada banyak nama yang potensial menjadi bakal cawapresnya Anies Baswedan. Ia misalnya, menyebut sejumlah nama politisi yang memiliki popularitas tinggi, salah satunya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
"Banyak lah yang sudah muncul itu yang jelas nama seperti Andika Khofifah itu, Yenny Wahid itu masuk dalam radar kita dan banyak lagi," ujar Wasekjen NasDem Hermawi Taslim beberapa waktu lalu, Rabu (5/10/2022).
Namun NasDem Jatim membantah kalau nama Khofifah sudah mengerucut bakal menjadi cawapresnya Anies Baswedan. Ia mengatakan kalau keputusan soal cawapres nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada Anies.
"Ketua umum Nasdem menyerahkan sepenuhnya ke Anies untuk memilih wakil. Biar bisa sinkron semuanya. Kerjanya juga enak," katanya, Kamis (13/10/2022).
Pertimbangannya adalah partai ingin jika Anies terpilih menjadi presiden bersama pasangannya, mereka bisa bekerja maksimal. Menjalankan visi dan misi yang mereka buat untuk membangun Indonesia yang lebih baik kedepannya.
Pun menurutnya, Nasdem hanya memiliki 10,26 persen atau 59 kursi di DPR RI. Sehingga, partai tersebut masih membutuhkan 56 kursi lagi untuk bisa ikut dalam Pilpres 2024 nanti. Karena itu, partai yang dipimpin Surya Paloh harus mencari partai koalisi.
"Presiden sudah dari kami (Nasdem). Masa, kami juga yang tentukan wakilnya. Kita harus koalisi untuk bisa memenuhi kuota yang ditentukan. Jadi, untuk saat ini saya pastikan belum ada pasangan Anies dalam pilkada nanti," tegasnya.
Walau, ia mengakui jika dulu Khofifah sempat masuk dalam radarnya Nasdem. Itu juga untuk bakal calon sebagai presiden. Ada beberapa yang dilirik saat itu. Namun, akhirnya ketika dikrucutkan, hanya tiga nama yang keluar. Yakni: Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil.
Baca Juga: Bikin Blunder, Zulfan Lindan Dicopot dari Pengurus Partai NasDem
"Itu dulu lo ya. Saat penentuan siapa yang akan kita usung untuk menjadi bakal calon presiden. Tapi, akhirnya unsur pimpinan memberikan keputusan untuk mendukung Anies," ucapnya. Saat ini, Nasdem juga sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai lain.
Tapi, ia menjelaskan jika internal partai belum menentukan partai mana yang akan berkoalisi dengan Nasdem. Nantinya, ketika Nasdem sudah menetukan koalisinya, barulah para pengurus partai akan duduk bersama untuk membahas orang yang tepat mendampingi Anies.
"Tapi, semua menjadi hak priogratif kepada capres yang diusung. Karena, Surya Paloh juga sudah menyakatakan bahwa biarkan bapak Anies yang menetukan. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Anies yang menentukan. Biar, itu sejalan dengan pemikiran Anies," katanya.
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Berita Terkait
-
Bikin Blunder, Zulfan Lindan Dicopot dari Pengurus Partai NasDem
-
Andika Perkasa Digadang-gadang Jadi Duet Anies, Sampai Muncul Relawan AK24: Tunggu 2 Bulan Lagi, Saya Masih Netral
-
PDIP Sentil Anies Resmikan Program yang Belum Rampung di Akhir Masa Jabatan: Khawatir Diklaim Orang Lain
-
Rapor Merah Anies Baswedan Selama 5 Tahun Pimpin Jakarta Versi Gembong PDIP
-
Rumah Wanda Hamidah Digusur Pemerintah: Salahkan Anies Baswedan, Minta Tolong Jokowi dan Ma'ruf Amin
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dinding Gudang Sembako Terpaksa Dijebol Demi Taklukkan Amuk Api di Banjaran Kediri
-
Gubernur Khofifah Buka Jambore Perhutanan Sosial di Madiun: Dorong KUPS dan Penguatan Agroforestri
-
BRI Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Perluas Investasi Nasabah
-
Ratusan Pendaki Padati Gunung Lawu Demi Ritual 1 Suro
-
Monopoli dan Insiden Keracunan: 18 SPPG di Tulungagung Disetop Paksa