SuaraJatim.id - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Timur semalam menyebabkan banjir di sejumlah daerah. Di Malang, Jember sampai Banyuwangi.
Di kawasan Matraman, sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar juga mengalami hal serupa. Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, hingga mengakibatkan banjir setinggi perut orang dewasa, Minggu (16/10/2022) malam.
Salah seorang warga Kelurahan Sutojayan Novi mengatakan, siang ini ketinggian air yang masuk ke pemukiman warga sudah menyentuh perut orang dewasa.
"Pagi tadi sekitar pukul 04.00 - 05.00 WIB air mulai menggenangi rumah warga, awalnya semata kaki sampai sekarang sudah seperut orang dewasa," kata Novi, dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com, Senin (17/11/2022).
Novi, bersama keluarga memilih untuk bertahan di rumah sembari menunggu hujan reda dan air luapan yang menggenangi jalan ataupun tempat tinggal warga surut.
"Saya harap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat karena saat banjir seperti ini banyak warung dan toko tutup. Jadi kalau bisa ada bantuan untuk masyarakat," imbuhnya.
Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Blitar Windu menjelaskan, hujan deras ini ada dua lokasi di Kecamatan Sutojayan yang terendam banjir yakni Kelurahan Sutojayan dan Desa Bacem.
Ia juga menambahkan, petugas BPBD mulai melakukan proses evakuasi warga lantaran air sudah menyentuh setinggiborang dewasa.
"Sehingga kami, harus melarikan mereka dibawa ke tempat yang aman agar tidak panik," tututnya.
Baca Juga: Empat Sungai Meluap Jadi Penyebab Banjir di Tengah Kota Banyuwangi
Berita Terkait
-
Empat Sungai Meluap Jadi Penyebab Banjir di Tengah Kota Banyuwangi
-
Hujan Deras Mengguyur, Sebagian Besar Wilayah Tengah Kota Banyuwangi Terendam Banjir
-
Hujan Deras, Banjir Rendam Permukiman Warga Pesanggrahan Banyuwangi
-
Banjir di Sumbermanjing Wetan Setelah Hujan Lebat Mengguyur Malang
-
Duh! 1.600 Warga Kota Semarang Terdampak Banjir Imbas Luapan Sungai Beringin
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo