SuaraJatim.id - Kisah kakek Supandi, relawan penyeberangan jalan di Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ) ini harus berakhir tragis.
Pria 65 tahun itu meninggal tertabrak truk di jalur pantura Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (19/10/2022). Saat itu Ia baru saja menyeberangkan jalan bocah sekolah.
Supandi merupakan warga Dusun Tegalan RT.03/RW.05 Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Korban tertabrak truk yang mengalami rem blon di jalanan tersebut.
Saat itu Ia tewas tertabrak truk bermuatan pasir yang dikemudikan Achmad Adi Putra (39), warga Desa Sudimulyo, Kecamatan Nguling, Kabupaten Probolinggo.
"Benar, dia (korban-red) bantu orang menyeberang atau kendaraan yang mau putar arah. Meninggal di lokasi dan langsung dibawa ke kamar mayat," ujar Sumiati, pedagang nasi di sekitar kejadian seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com.
Korban lanjut Sumiati, terluka parah di bagian kepala.
"Katanya truk yang nabrak korban ini mengalami rem blong. Aneh kalau tau remnya bermasalah kenapa tidak diperbaiki dulu, malah dibawa bekerja. Kalau sudah makan korban kayak gini gimana," sesal perempuan tersebut.
Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo IPDA Aditya Wikrama, mengatakan kecelakaan berawal saat Truk Hino melaju dari arah barat ke timur.
Sesampainya di TKP diduga kendaraan tersebut hilang kendali dan tidak memperhatikan arus lalu lintas.
Baca Juga: Suami Harus Kehilangan Istrinya Dalam Kecelakaan di Tol Gempol - Pasuruan
"Begitu sampai di lokasi kejadian diduga pengemudi tidak memperhatikan situasi lalu lintas di depannya, sehingga menabrak korban yang berada atau berdiri di median tengah jalan. Karena luka yang dialami, korban meninggal dunia," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Suami Harus Kehilangan Istrinya Dalam Kecelakaan di Tol Gempol - Pasuruan
-
Cerita Aremania Asal Probolinggo 12 Hari Bertahan di Stadion Kanjuruhan Pasca Tragedi Berdarah 1 Oktober
-
Warga Probolinggo Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan 6 Orang, 3 di Antaranya Meninggal
-
Terekam CCTV Dua Wanita Curi Kalung di Toko Emas, Modusnya Pura-pura Cari Mahar Nikah
-
Pakai Modus Jual Roti, Sebuah Toko Terciduk Edarkan Rokok Ilegal di Probolinggo
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Kick Off BRI Consumer Expo 2026 Jadi Momentum Second Engine of Growth
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi
-
Jembatan Darurat di Probolinggo Putus Lagi Diterjang Banjir Ekstrem, Akses Warga Terancam
-
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Blitar, 4 Rumah Warga Rusak
-
5 Fakta Korupsi Lampu Hias Probolinggo, Modus Alih Pekerjaan Terbongkar