SuaraJatim.id - Revitalisasi Pasar Kembang di Kota Surabaya, Jawa Timur, diminta dipercepat menyusul kondisi pasar yang cukup memprihatinkan pascaterbakar pada setahun lalu.
"Geliat ekonomi pedagang jajanan berjalan dengan baik. Tapi, tadi saya sempat melihat kondisi atap pascakebakaran belum diperbaiki. Tadi, pedagang minta pasar segera direvitalisasi," kata pegiat sosial, Achmad Hidayat saat berkunjung ke Pasar Kembang, Surabaya, Sabtu dini hari.
Menurut dia, kondisi bangunan lantai 2 Pasar Kembang Surabaya kian memprihatinkan karena banyak lubang memenuhi atap gedung dan pondasi bangunan pun terlihat rapuh.
Pasar yang menampung 200 lebih pedagang yang mulai beroperasi mulai pukul 01.00 WIB itu sudah ramai pengunjung. Namun, transaksi yang berlangsung di pasar tersebut bukanlah jual beli bunga, melainkan berbagai macam jajanan pasar dan kue basah.
Selain itu, rata-rata pelanggan membeli jajanan di pasar ini dalam jumlah banyak atau grosir, biasanya untuk dijual kembali.
Segala jenis jajanan khas Jawa Timur dapat ditemui di pasar ini seperti lemper, kue lapindo, lapis surabaya, morina, pastel, dan banyak lainnya. Terdapat pula, segala jenis roti seperti donat, roti gulung serta roti modern lainnya seperti pizza juga ada di pusat grosir kue ini. Harganya pun terbilang sangat murah, mulai dari Rp1.000 hingga Rp3.000.
Dia mengatakan, memasuki musim hujan dengan kondisi atap yang rapuh dan terbuka tentu akan membuat pedagang menjadi was-was dan terganggu aktivitasnya.
"Saya mendorong agar segera dilakukan revitalisasi. Pasar kembang tidak hanya sebagai salah satu pusat ekonomi kerakyatan dan sentra jajanan, melainkan sebagai ikon Kota Surabaya," kata dia.
Dia juga menegaskan perhatian terhadap perawatan bangunan pasar-pasar rakyat juga menegaskan komitmen serta keberpihakan PD Pasar Surya terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
"Tidak bisa ekonomi tumbuh kalau PD Pasar Surya tidak memberikan perhatian yang fokus terhadap kondisi pasar rakyat," ujar Achmad.
Berita Terkait
-
Bakamla Evakuasi 12 ABK Kapal Motor Mutiara Ferindo 2 yang Terbakar di Perairan Banten
-
Apa Itu Visa F-2? Hadiah Sugianto, WNI Jadi Penyelamat saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan
-
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Jadi 'Pahlawan' dalam Tragedi Kebakaran Korea Selatan
-
Kabar Duka! Legenda Persebaya Putut Wijanarko Meninggal Dunia
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Satu Korban Tewas dalam Mobil yang Tertimbun Longsor Cangar Berhasil Dievakuasi
-
Viral Video Detik-detik Longsor di Jalur Cangar Terjang Mobil yang Sedang Melintas
-
Kok Bisa? Mobil di Ponorogo Tiba-Tiba Berada di Tengah-Tengah Sawah
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga