SuaraJatim.id - Pengunjung Kebun Binatang Taronga di Kota Sydney Australia automatis panik ketika lima ekor singa dikabarkan kabur dari kandangnya dan bekeliaran bebas.
Kondisi ini membuat pengelola kebun binatang menetapkan status gawat darurat. Beruntungnya persoalan ini cepat ditanggapi para petugas keamanan di kebun binatang tersebut.
Menurut pejabat setempat, Singa yang kabur ini terdiri dari satu ekor singa dewasa dan empat anaknya. Belum diketahui pasti cara binatang buas ini lolos dari kandang mereka.
"Singa-singa itu dipantau di area kecil dekat kandang utama itu, di mana pagar setinggi enam kaki membatasi mereka dari tempat lain di kebun binatang tersebut," kata Kebun Binatang Taronga lewat pernyataan, dikutip dari ANTARA, Rabu (02/11/2022).
"Semua orang yang berada di lokasi dievakuasi ke zona aman. Empat singa dengan tenang kembali ke kandangnya dan satu anak singa lainnya berhasil dibius. Anak singa itu kini sudah siuman dan kondisinya sehat," katanya.
Menurut laporan awal, pagar pembatas bermasalah dan memungkinkan lima singa keluar dari kandang utama, tetapi situasi tersebut sudah terkendali dalam hitungan menit.
"Ini kejadian penting, dan tinjauan komprehensif untuk memastikan bagaimana kawanan singa itu dapat keluar dari kandang mereka kini masih berlangsung," demikian bunyi pernyataan itu.
Peristiwa singa kabur dari kandang juga pernah terjadi di Singapura pada Desember 2021 lalu. Dua ekor singa yang sedang dikirim ke luar negeri dilaporkan lepas dari kandang saat transit di Bandara Changi, Singapura.
Akibat kejadian singa lepas tersebut para pengunjung bandara sempat panik dan terjadi ketegangan di antara para petugas. Kedua singa itu akhirnya dapat diamankan setelah ditembak menggunakan obat pemenang.
Baca Juga: Kebun Binatang Australia Terapkan Lockdown usai Lima Singa Kabur dari Kandang
Berita Terkait
-
Kebun Binatang Australia Terapkan Lockdown usai Lima Singa Kabur dari Kandang
-
5 Tempat Wisata di Kota Surabaya yang Cocok untuk Menghabiskan Akhir Pekan
-
Kebun Binatang Australia Selidiki Kematian Mendadak 9 Hewan Marsupial
-
Santai Nyapu di Dekat Komodo, Aksi Pria Ini Bikin Warganet Ketar Ketir
-
Titi Kamal Shock Lihat Rumah Irfan Hakim, Ada Kebun Binatang Mini dan Air Terjun Khas Hutan Tropis!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan