- Rukanah menemukan jasad bayi laki-laki di halaman belakang rumahnya di Kabupaten Mojokerto pada Minggu sore.
- Temuan tersebut dilaporkan kepada Kepala Desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan olah TKP.
- Jasad bayi berusia 8 hingga 9 bulan itu dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk penyelidikan lebih lanjut.
SuaraJatim.id - Niat hati ingin melepas lelah setelah dua hari bepergian, Rukanah justru dihadapkan pada kenyataan yang mengusik nurani.
Warga Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ini tak pernah menyangka, halaman belakang rumahnya menjadi saksi bisu sebuah tragedi yang terkubur sunyi.
Minggu sore (9/8/2026), sekitar pukul 15.30 WIB, Rukanah, yang baru saja menginjakkan kaki di rumah setelah perjalanan dari Gresik, berniat membersihkan halaman belakang. Namun, langkahnya terhenti tepat di dekat sumur.
Ada yang janggal. Sebuah gundukan tanah baru menyeruak di antara tanaman yang hendak ia siram. Rasa curiga mendorong Rukanah untuk menggali sedikit gundukan tersebut. Hanya sedalam 30 sentimeter, dia melihat sehelai kaos merah yang membungkus jasad mungil tak berdosa.
"Begitu mengetahui ada bayi di dalam kaos merah yang dikubur, aktivitasnya langsung dihentikan. Ia sempat memotret temuan itu sebelum melaporkannya kepada saya," ujar Kepala Desa Pesanggrahan, Moh Afif dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Laporan tersebut segera diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyisir setiap petunjuk yang tersisa di area sumur tersebut.
Kapolsek Kutorejo, AKP Sugeng Irawadi, mengungkapkan bahwa jasad bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan pemeriksaan awal dari bidan desa, bayi malang itu diperkirakan telah berusia 8 hingga 9 bulan.
"Prediksi bidan, usianya sekitar 8 sampai 9 bulan. Setelah dievakuasi, jasad langsung dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk autopsi dan penyelidikan lebih lanjut," jelas AKP Sugeng.
Hingga saat ini, Satreskrim Polres Mojokerto masih bekerja keras memecahkan teka-teki ini. Polisi mulai mendata warga sekitar dan mengumpulkan informasi sekecil apa pun untuk melacak keberadaan orang tua bayi maupun sosok yang menguburkannya di tengah malam buta.
Baca Juga: Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source
"Kasus ini masih dalam penyelidikan mendalam. Kami sedang mendata warga dan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini," tegas Kapolsek.
Berita Terkait
-
Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar
-
Tergiur Cuan Kripto Korban Boncos Rp81,5 Miliar: Sindikat Lintas Negara Dibongkar Polda Jatim
-
KPK Geledah Kanwil BPN Jatim: Periksa Honda Jazz hingga Angkut Tas Hitam Misterius Terkait Suap HGB
-
Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?
-
Ubek-ubek Kantor BPN Mojokerto, KPK Amankan Gepokan Amplop Berisi Uang Pemohon Tanah