SuaraJatim.id - Baru-baru ini publik digaduhkan dengan serangan penyakit gagal ginjal akut pada anak. Penyebabnya belakangan diketahui dari obat sirop. Kasus ini sendiri kini sedang ditangani kepolisian.
Lalu bicara soal penyakit gagal ginjal anak, ternyata menurut Dokter Spesialis Anak Kurniawan Satria bisa disebabkan oleh semua jenis penyakit anak. Oleh sebab itu, penyakit-penyakit anak ini harus dimonitor.
"Semua penyakit yang diderita anak bisa menyebabkan gangguan ginjal akut. Ketika anak sakit, yang harus dimonitor juga adalah warna kencing, jumlah kencing dan itu yang harus dilaporkan ke dokter untuk mengetahui ringan atau beratnya," katanya dikutip dari ANTARA, Kamis (24/11/2022).
Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada itu menambahkan, gangguan ginjal sendiri merupakan kondisi di mana satu atau kedua ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik.
Lebih lanjut, dr Denta mengatakan gangguan ginjal disebabkan oleh berbagai hal seperti trauma atau pendarahan hebat yang dapat menyebabkan fungsi ginjal menurun, dehidrasi, penyakit infeksi, auto imun, keracunan dan penyakit ginjal sebelumnya.
"Anak dan bayi sangat rentan dehidrasi, minum kurang, tidak kencing, itu bisa merusak ginjal. Infeksi seperti gangguan pernapasan, pneumonia ketika infeksinya menjadi berat punya risiko tinggi menjadi gangguan ginjal akut," kata dr Denta.
Dia mengatakan bahwa gangguan ginjal pada anak dapat dicegah, salah satunya adalah selalu mencukupi kebutuhan cairan pada anak.
Pada bayi di bawah enam bulan, kebutuhan ASI-nya harus tercukupi. Misalnya pada bayi dengan berat badan 8kg maka kecukupan cairan per harinya adalah 800 ml, sedangkan balita kurang lebih 1.500 ml.
Akan tetapi, takaran cairan tersebut bukanlah patokan baku. Menurut dr Denta kecukupan cairan disesuaikan dengan kondisi anak.
Baca Juga: Bareskrim Polri Periksa Kepala Laboratorium BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Anak
"Kalau di Jakarta lagi panas dan anak banyak aktivitas ya harus ditingkatkan cairannya. Kalau anak lagi demam, ya kebutuhan cairannya akan lebih tinggi," ujar dr. Denta.
"Tapi sebenarnya jangan seberapa banyak anak minum, tapi juga yang penting seberapa sering anak kencing. Dalam enam jam setidaknya 1-2 kali kencing, kalau kencingnya jernih berarti cukup. Itu yang harus selalu dievaluasi oleh orangtua," lanjutnya.
Hal lain yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan ginjal adalah menjaga agar anak tidak sakit. Orangtua harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar tidak menularkan penyakit pada anak.
Selain itu, orangtua juga wajib memberikan vaksinasi lengkap terhadap bayi dan anak serta tidak boleh mengkonsumsi obat di luar anjuran yang sudah ditetapkan.
Tag
Berita Terkait
-
Bareskrim Polri Periksa Kepala Laboratorium BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Anak
-
Orangtua Mesti Tahu, Begini Cara Cegah Gagal Ginjal Akut pada Anak
-
Kepala BPOM RI Dipanggil Polisi Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut
-
Bareskrim Polri Periksa Kepala BPOM Penny Lukito Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Hari Ini
-
BPOM RI Rilis Daftar 126 Obat Sirup yang Aman Digunakan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta
-
Hampir Mati Sia-sia! Detik-detik Pria Tulungagung Batal Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
Kasus Penyadapan Prabowo, Haedar Nashir Beri Pesan Menohok ke Polri
-
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dalam Tiga Jam, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer
-
Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?