SuaraJatim.id - Kurang lebih setahun lagi Pilres 2024 digelar. Sejumlah nama tokoh mencuat, disebut-sebut cocok mencalonkan diri menggantikan Jokowi sebagai Presiden RI, bahkan ada yang sudah dideklarasikan maju capres,
Nama-nama tokoh itu misalnya Prabowo Subianto (Ketum Gerindra yang juga Menhan), Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng), Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta), Puan Maharani (Ketua DPR RI) dan Ridwan Kamil (Gubernur Jabar), lalu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Nama-nama elite politik itu populer di sejumlah survei, pemberitaan, ramai di media sosial dan paling sering muncul di baliho-baliho pinggir jalan. Ada lagi Nama Erick Thohir (Menteri BUMN), Sandiaga Uno (Menparekraf), Airlangga Hartanto (Ketum Golkar dan Menteri Perdagangan) kemudian Muhaimin Iskandar (Ketum PKB).
Setap orang pasti memiliki pandangan sendiri siapa di antara nama-nama itu yang cocok memimpin negeri ini. Lalu bagaimana dengan Presiden Jokowi, siapa sosok pemimpin yang cocok menggantikannya?
Jokowi belum pernah secara terang-terangan mendukung salah satu nama menjadi capres. Meskipun begitu, Ia berulangkali memberikan nasihat kepada masyarakat, termasuk para relawannya tentang sosok sepeti apa yang cocok menggantikan dirinya memimpin negeri ini.
Misalnya ketika menghadiri acara silaturahmi nasional "Nusantara Bersatu" yang digelar oleh gabungan Relawan Jokowi dari berbagai elemen di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, hari ini, Sabtu (26/11/2022).
"Dalam mencari pemimpin ke depan, pemimpin seperti apa yang kita cari? Hati-hati saya titip hati-hati, pilih pemimpin hati-hati, pilih pemimpin yang ngerti apa yang dirasakan oleh rakyat," kata Jokowi saat memberikan sambutan.
Selain mengerti apa yang dirasakan rakyat, Jokowi mengingatkan agar mencari pemimpin yang tahu apa yang dibutuhkan oleh rakyat.
Ia mengingatkan pula agar masyarakat mencari sosok pemimpin yang tidak hanya memimpin Indonesia dengan duduk manis di istana, melainkan pemimpin yang senang dan mau turun ke bawah, serta mau merasakan keringat rakyat.
"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang nanti hanya senangnya duduk di istana yang AC-nya dingin, jangan sampai saya ulang, jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di istana yang AC-nya sangat dingin," ujarnya.
Ia pun menyebut pemimpin yang memikirkan rakyat juga bisa tampak dari penampilan atau perawakan wajahnya, seperti mempunyai banyak kerutan hingga berambut putih.
"Kelihatan banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat, ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua. Jadi pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari penampilannya," tuturnya.
Ia lantas berkata dengan setengah berkelakar, "Kalau wajahnya 'cling' bersih, tidak ada kerutan di wajahnya hati-hati".
Lebih lanjut, Jokowi mengingatkan agar masyarakat mencari sosok pemimpin ke depan yang mengerti mengenai keberagaman Indonesia. Di mana Indonesia, kata Jokowi, memiliki ribuan suku dan bahasa daerah yang berbeda berikut pemeluk agama yang berbeda-beda pula.
"Yang paling penting mengelola sebuah negara besar seperti Indonesia, pemimpinnya seperti apa? Pemimpin Indonesia, memimpin Indonesia, itu harus menyadari mengenai keberagaman Indonesia karena kita ini macam-macam karena kita ini beragam berbeda-beda semuanya," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Menuju Indonesia Emas 2045, Jokowi: Jangan Hanya Karena Kepentingan Politik Lupa Jaga Keberlanjutan Pembangunan
-
Ingatkan Pemimpin yang Memikirkan Rakyat, Presiden Jokowi Singgung Rambut Putih, Ganjar Pranowo?
-
Di Hadapan Relawan, Jokowi Ungkap Ciri Pemimpin yang Mikirin Rakyat: Banyak Kerutan di Wajah, Rambutnya Putih
-
'Kalau Rambutnya Putih Semua, Ini Mikir Rakyat!' Ucap Jokowi Soal Capres Terbaik 2024, Kode Dukung Ganjar?
-
Jokowi ke Relawan: Hati-hati, Jangan Pilih Pemimpin yang Nanti Senangnya Duduk di Istana AC-nya Dingin
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Blunder Admin KDMP di Blitar Viral, Berujung Maaf dari Sang Ketua
-
Akhir Drama Keluarga di Tulungagung: Tangis Bahagia Pasutri Beda Negara Bisa Peluk Kembali Buah Hati
-
KPK 'Obrak-abrik' Surabaya dan Tulungagung: Jejak Panas Gatut Sunu dan Temuan Uang di Kantor Setda
-
Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Kepala Dinas ESDM Jatim, Pastikan Pelayanan Publik Bidang ESDM Baik
-
Anak Laporkan Ibu Kandung di Tulungagung: Drama Perebutan Hak Asuh yang Berujung di Meja Polisi