SuaraJatim.id - Tepat pada hari Kamis (12/1/2023), artis dan politikus Venna Melinda, datangi Gedung Ditreskrimum Polda Jawa Timur, guna melakukan BAP tahap 2.
Kedatangan Venna Melinda, didampingi oleh kedua anaknya dan juga pengacara papan atas Hotman Paris Hutapea.
Venna Melinda dengan menggunakan baju cokelat tua, dan berkerudung krem berkacamata gelap, dirangkul oleh anaknya Varrell Bramasta dan Athalla Naufal, saat memasuki gedung Ditreskrimum Polda Jatim, tepat pada pukul 09.55 WIB.
Venna sempat memberikan sedikit keterangan, jika apa yang dilakukan suaminya, yakni Ferry Irawan padanya, pada Minggu (8/1/2023), di salah hotel di Kota Kediri.
"Venna datang untuk BAP tambahan, atas dugaan KDRT, pasal 84 ayat 1 dan pasal 85 dugaan KDRT psikis dan non psikis, dan ternyata Venna mengatakan, apa yang dialami Venna ini bukan hanya yang di Kediri, ternyata yang dialami sudah 3 bulan terakhir," ujar Hotman Paris.
Selain itu, Hotman yang mendampingi Venna juga menjelaskan jika kliennya mendapatkan kekerasan selama 3 bulan terakhir ini, dengan berbagai cara.
"Kalau emosi didorong, dibekap mulut, dipiting. Lama-kelamaan diketahui adanya kerusakan di tulang rusuknya. Kata dokter rusuknya retak," jelas Hotman.
Sedangkan dalam kejadian KDRT yang terakhir, yang terjadi di hotel di Kota Kediri pada Minggu (8/1/2023) kemarin, juga sempat diceritakan pada awak media oleh Venna Melinda sendiri.
"Yang terakhir ditindih, tangan dipegang, dikunci pakai dahinya, dahinya ke hidung saya sampai keras, saya bilang tolong-tolong, hidung saya patah. Setelah saya bilang patah, saya dilepasin, saya berdiri hingga darah saya moncor seperti air," ujar Venna.
Baca Juga: Polda Jatim: Ferry Irawan Sudah Dinyatakan Menjadi Tersangka
Venna menambahkan, jika suaminya memiliki kemampuan silat, dan tau bagaimana melakukan kekerasan, tanpa meninggalkan bekas.
"Karena dia tau cara menyakiti tanpa meninggalkan bekas, karena dia punya keahlian silat," imbuhnya.
Kekerasan yang dilakukan Ferry pada Venna kerap terjadi di 3 bulan terakhir. Hal itu dilakukan Ferry saat dirinya emosi.
"Kalau marah, kalau cemburu, kalau permintaanya tidak dituruti, termasuk juga masalah yang privat suami-istri," ungkap Venna.
Tak hanya itu, Venna juga mengaku, jika Ferry selama 3 bulan terakhir tak memberikan nafkah pada istrinya
"Selama 3 bulan terakhir tidak pernah memberikan nafkah," tandasnya.
Berita Terkait
-
Polda Jatim: Ferry Irawan Sudah Dinyatakan Menjadi Tersangka
-
Mengomentari Kasus KDRT Ferry Irawan, Nafa Urbach: Jangan Pernah Menjalin Hubungan Hanya Karena Kamu Kesepian
-
Ivan Fadilla Beri Dukungan ke Venna Melinda Lewat Anak-Anak
-
Isi Perjanjian Pra Nikah Terkuak, Ferry Irawan Akan Jatuh Miskin bila Bercerai dengan Venna Melinda?
-
Ini Dua Faktor Ferry Irawan Lakukan KDRT terhadap Venna Melinda, Berujung Ancaman Kurungan 5 Tahun dan Denda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok