SuaraJatim.id - Lagi-lagi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Seorang suami di Gresik Jawa Timur ( Jatim ) tegas memukuli istrinya sendiri sampai menderita luka serius.
Pelaku berinisial PO (35), sementara korban istrinya berinisial AWU (42), warga Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik. Si istri melaporkan suaminya itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik.
Emosi PO disebut-sebut tidak terkontrol juga nyaris membakar istrinya AWU hidup-hidup. Saat ini proses penyelidikan kasus KDRT itu terus berlanjut. Kendati pihaknya sampai saat ini belum menetapkan tersangka.
"Korban sudah diperiksa, tinggal saksi lalu lanjut ke pelaku," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (20/02/2023).
Kasus KDRT ini bermula AWU melaporkan suaminya PO karena dirinya sudah tidak tahan dianiaya usai pulang kerja. Korban AWU mengalami luka cukup serius terutama di bagian wajah dan kaki. Beruntung, nyawa AWU masih tertolong kendati emosi sang suami sudah meninggi.
Cekcok setiap hari juga memicu rumah tangga AWU dan PO semakin memperparah emosi yang dialami oleh PO. Korban dan pelaku sempat membahas mantan istri PO. Hal itu membuat pelaku naik pitam. PO secara membabi buta menganiaya istrinya sendiri.
PO memukul wajah AWU menggunakan tangan mengepal sebanyak 3 kali dan dengan tangan terbuka sebanyak 7 kali. Akibatnya, wajah korban mengalami luka lebam dan memar. Bahkan, luka yang dialami AWU cenderung parah hingga hitam di area sekitar mata.
Tidak cukup di situ. Amarah pelaku yang memuncak bahkan nekad menyulut korban dengan puntung rokok. Lalu menyeret dari tempat tidur. Korban yang tidak berdaya kemudian diinjak – injak kakinya berulang kali. Pelaku lantas memukul dengan pecahan plastik bahkan nyaris membakar istrinya saat sedang tidur.
Merasa nyawanya terancam AWU kemudian melarikan diri dari tindakan amarah suaminya. Selanjutnya, korban meminta pertolongan kerabat. Anaknya juga selamat setelah ditolong tetangga. Perlakuan kasar PO membuat AWU mengalami trauma berat.
“Saya tidak kuat kemudian melaporkan peristiwa ke polisi dengan didampingi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Jawa Timur,” pungkas AWU sambil mengusap air matanya.
Berita Terkait
-
Perkokoh Industri Ramah Lingkungan, Semen Gresik Catatkan Kenaikan 148% Pemanfaatan Alternative Raw Material Tahun 2022
-
Setelah Bikin Heboh Menikahi Kambing, Saiful Arif Dituntut Setahun Penjara
-
Gandeng Safety Engineering Expert, SG Selenggarakan Seminar Manajemen Perubahan pada Perspektif Sistem Keselamatan Kerja
-
Hasil Proliga 2023: Gresik Petrokimia Menangi Laga Perdana Putaran Kedua
-
Pengelolaan Risiko Lebih Matang, Semen Gresik Catatkan Skor Tertinggi RMI Assessment Tahun 2022
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey