SuaraJatim.id - Tiga belas tahun hadir untuk memenuhi kebutuhan bedding set para pecinta home decor, pendiri UMKM bedding set, Indah Catur Agustin, baru saja meluncurkan kampanye bertajuk "Berani mendengar dan Kembali Berceritera".
Ia mengatakan kampanye terbarunya itu merupakan mimpi dan harapannya untuk terus mengedepankan kualitas demi memenuhi keinginan pelanggan setia brand bedding set-nya, Sleep Buddy.
"Kami ada hingga saat ini, karena selalu mendengarkan masukan dan komplain para pelanggan untuk perbaikan kualitas. Sebagai pelaku UMKM, kami terus berinovasi dan melakukan research and development dari produk yang kita jual mungkin menjadi salah satu cara yang membuat usaha kami bisa sustaince dan terus berkembang," tutur Indah Catur Agustin, Pendiri Sleep Buddy di acara peluncuran kampanye "Berani mendengar dan Kembali Berceritera" secara virtual, Rabu (29/3/2023).
Meski usaha yang ditekuninya merupakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal, tetapi tidak menjadikan hal tersebut sebagai halangan untuk selalu mengedepankan kualitas.
"Berbagai fase telah dilewati dan itu sebuah proses bagi kami untuk lebih dewasa. Fase pendewasaan diri inilah yang membuat kami meluncurkan kampanye baru. Kembali berceritera untuk berbagi rasa, lebih mendengar, dan tak lagi diam untuk berceritera. Sehingga #alwaystellstories yang menjadi jargon kami, kami kembangkan menjadi Sleep Buddy yang lebih berani untuk lebih mendengar. Dengan mendengar kami akan kembali dengan lebih banyak ceritera," jelas Indah panjang lebar.
Melalui kampanye terbaru itu, ia mencoba untuk berbagi rasa melalui cerita para pelanggannya.
"Dengan campaign ini diharapkan kamai dapat lebih mendengarkan keinginan dan kebutuhan para pelanggan dan dapat terus berinovasi dalam sesuai kebutuhan pelanggan dengan tetap peduli dengan sesama dan alam," ujar Indah..
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pelanggannya berbagi rasa mulai dari pemilihan bahan menjadi alasan utamanya memiliki banyak cerita tentang produknya.
"Lyocell menjadi cerita utama keunggulan produk kami yang membuat pengguna merasakan kenyamanan, kelembutan dan tingkat ketebalannya," terangnya.
Baca Juga: Keren, Butet Manurung Jadi Wajah Barbie Koleksi Terbaru Bertema Perempuan Inspiratif Dunia
Lyocell memiliki kerapatan rajut benang hampir 950 TC (Thread Count) membuat Lyocell menjadi sangat lembut, dingin, dan nyaman.
"Kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik, baik dari segi kualitas dan harga, serta membuat produk lokal naik kelas dan berkualitas internasional sehingga para pelanggan akan yakin ketika membeli produk lokal," tuturnya.
Sleep Buddy merupakan produk rumahan yang dibangunnya dari nol bersama satu orang penjahit yang hingga kini setia menemani.
Yang menginspirasi, bedding set buatannya itu memanfaatkan limbah kain sisa dari proses produksi pembuatan sprei atau selimut.
Ya, Indah dengan kreatif membuat alternatif material baru dengan mendaur ulang kain sisa produksi untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk-produk dengan kualitas tinggi dan unik seperti, cushion, table runner dan throw blanket.
Berita Terkait
-
Dari SPG Hingga Diterima di Universitas Stanford, Kisah Inspiratif Irawati Puteri
-
Merajut Asa dari Kursi Roda
-
Farwiza Farhan, Perempuan Aceh Pelindung Ekosistem Leuser yang Masuk Time 100 Next
-
Angkat Kisah Perempuan Inspiratif, Ini 3 Fakta Menarik Film Yuni
-
Keren, Butet Manurung Jadi Wajah Barbie Koleksi Terbaru Bertema Perempuan Inspiratif Dunia
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak
-
5 Fakta Pikap Sayur Tabrak Penonton Balap Liar di Magetan, 2 Orang Tewas
-
Gubernur Khofifah Tangani Banjir Situbondo Cepat dan Terpadu: Keruk Sungai, Penguatan Infrastruktur
-
5 Fakta Kades di Lumajang Tabrak Pemotor hingga Tewas, Mobil Ngebut!
-
Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Perkuat Sinergi Kanwil Kemenag