-
Mahasiswa di Pujer Bondowoso ditemukan tewas oleh ayahnya di rumah.
-
Korban memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah dirawat rumah sakit.
-
Keluarga korban menolak autopsi dan menerima kejadian sebagai musibah.
SuaraJatim.id - Seorang mahasiswa ditemukan tewas di dalam rumahnya di Dusun Pelalangan, Desa Sukokerto, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Selasa (10/3/2026). Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh ayah korban saat pulang dari sawah.
Korban diketahui berinisial MAF (22). Sebelum ditemukan tewas, korban awalnya diminta ibunya, Siti Jamila (37), untuk membeli bensin. Setelah itu, sang ibu pergi ke luar rumah.
“Ayah korban yang bernama Sipul (59) datang dari bekerja di sawah. Karena memanggil-manggil korban tidak ada jawaban, Sipul mencari dan masuk ke dalam rumah,” ujar Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Dwi Siswanto, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (11/3/2026).
Saat itulah Sipul dikejutkan dengan kondisi putranya yang sudah tidak bernyawa. Korban ditemukan dengan leher terikat dan menggantung di dalam rumah.
Temuan tersebut membuat sang ayah panik dan segera menghubungi istrinya serta kepala desa untuk melaporkan kejadian tersebut.
Polisi kemudian menerima laporan warga dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Petugas dari kepolisian bersama tim identifikasi juga melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan kronologi peristiwa.
Dari hasil pemeriksaan sementara serta keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Korban sebelumnya pernah menjalani perawatan di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.
“Korban merupakan pasien jiwa dan tercatat pernah dirawat di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Perawatan terakhir korban adalah pada tanggal 27 November 2025,” kata Iptu Dwi Siswanto.
Pihak keluarga yang mengetahui kondisi korban sebelumnya menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian ini dan menolak untuk dilakukan autopsi. Pihak kepolisian yang dibantu Tim Inafis Polres Bondowoso telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi,” katanya.
Berita Terkait
-
7 Tempat Wisata Viral di Bondowoso yang Paling Hits, View Indah Cocok Buat Healing
-
Geger Mahasiswa di Sibolga Tewas Dikeroyok Saat Mau Numpang Tidur di Masjid, Begini Kronologinya
-
Bukan Semalam, Berapa Lama Pembangunan Candi Prambanan? Katedral Koln Butuh Waktu 600 Tahun Lebih
-
Kreatif! Warga Bondowoso Sulap Sampah Jadi Tabungan dan Pupuk Organik
-
5 Fakta Perundungan Siswa di Bondowoso: Dikeroyok di Tengah Sawah, 6 Tersangka Diciduk!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Uang Judol Rp9 Miliar Milik Jaka Purnama Disetorkan ke Negara
-
Remaja Blega Nekat Terjun dari Menara BTS Ketinggian 100 Meter
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar