SuaraJatim.id - Beredar video yang memperlihatkan aksi sejumlah warga menjarah sebuah pikap bermuatan bawang merah saat melintas di event karnaval. Diketahui, peristiwa itu terjadi di Ponorogo, Jawa Timur.
Video itu viral usai dibagikan oleh akun TikTok @arifunna.
Dalam video berdurasi pendek itu terlihat sebuah pikap bermuatan bawang merah diduga tengah melintas di jalan yang baru saja dilewati karnaval. Pasalnya, banyak warga yang berada di pinggir jalan.
Karena jalanan yang padat warga, pikap tersebut harus berjalan perlahan. Mengetahui pikap berjalan pelan, sejumlah warga kemudian berebut mengambil bawang merah.
Bahkan, ada pula yang sengaja memasukkannya ke dalam keranjang yang dibawa. Tak hanya itu, tampak pula anak kecil turut memungut bawang merah yang berjatuhan.
Tak berapa lama, beberapa pria tampak menegur para warga yang mengambil bawang. Meskipun begitu, masih ada saja warga yang nekat menarik bawang dari pikap.
Unggahan video itu pun ramai komentar dari warganet. Tak sedikit yang merasa geram dengan aksi para warga.
"Semoga yang ngambil dapat hidayah dan yang punya semakin melimpah rezekinya," ujar anita***
"Kasihan sudah gak kuat beli bawang merah, mau dimakan mentah-mentah atau bagaimana itu," kata mergo***
Baca Juga: Pawai Karnaval HUT RI ke-78 di Madina Sumut Ricuh, Sejumlah Remaja Malah Tawuran
"Mental maling, SDM rendah, miris," ujar ryan***
"Ya allah, sudah pencurian loh itu. Haram untuk dimakan itu jadinya," kata ayah***
"Gak halal itu. Masakan yang pakai bumbu bawang hasil curian haram dimakan," komen hezty***
"Mencuri beramai-ramai," kata alois***
"Mental maling," kata jamus***
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
-
Janjian Open BO Lewat MiChat, Pemuda Probolinggo Nyaris Diamuk Massa Gara-gara Salah Masuk Rumah
-
Bayi 2 Minggu Dibuang di Jembatan Madiun, Identitas Ayah Terbongkar, Sang Ibu Menghilang