SuaraJatim.id - Kebakaran Bukit Teletubbies di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur menghebohkan publik. Usai kasus kebakaran tersebut viral, netizen langsung menyerang akun Instagram Hendra Purnama.
Sebagai informasi, kasus kebakaran disebabkan oleh flare yang dinyalakan pada saat foto prewedding. Video viral memperlihatkan 6 orang terlibat pada acara foto. Polres Probolinggo telah menetapkan satu tersangka setelah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa kebakaran. Berdasarkan keterangan dari kepolisian, mereka menjadikan Manager Wedding Organizer, bernama Andrie Wibowo Eka Wardhana, sebagai tersangka kebakaran.
"Usai dilaksanakan serangkaian pemeriksaan terhadap enam orang yang kita amankan, satu orang ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti yang cukup sehingga statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka. Identitas satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka ialah Andrie Wibowo Eka Wardhana (41)," kata Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana dikutip dari akun Instagram resmi Polres Probolinggo (@polres_probolinggo), Minggu (10/09/2023).
Salah satu dari lima flare asap meletus saat dinyalakan sehingga mengekuarkan percikan api yang akhirnya membakar rumput kering di Padang Savana bukit Teletubbies tersebut. Pasangan calon pengantin yang membawa flare diketahui bernama Hendra Purnama dan Pratiwi Mandala Putri.
Keduanya masih diperiksa sebagai saksi. Netizen lantas mencari akun Instagram Hendra Purnama. Salah satu akun yang mempunyai ribuan follower adalah @hendra.purnama. Akun itu lantas menjadi bulanan-bulanan karena netizen mengira bahwa ia merupakan sosok calon pengantin pembawa flare.
"Oh ini calon pengantin yang bikin Bromo kebakaran. Gue tandain lu," kata @a**61*.
"Hebat banget, lihat puluhan hektar savana kebakar gegara lu," nyinyir @ni**dim.
Pemilik akun @hendra.purnama ternyata bukan sosok Hendra Purnama yang membawa flare. Ia memang Hendra Purnama namun bukan sosok yang "dicari" netizen.
Pemilik akun adalah atlet panahan Indonesia. Hendra Purnama (@hendra.purnama) pernah mengikuti beberapa kejuaraan bergengsi termasuk Kejuaraan Panahan Dunia, Kejuaraan Panahan Asia, Olimpiade Musim Panas Remaja 2014, dan Olimpiade Musim Panas 2016. Ia juga pernah meraih medali emas di SEA Games Filipina 2019.
Baca Juga: Asap Kebakaran Masih Terlihat di Gunung Bromo
Jika dilihat secara saksama, wajah serta warna kulit dari pemilik akun @hendra.purnama berbeda dibanding pria pembawa flare. "Bukan, salah orang kalian," ucap Hendra Purnama (@hendra.purnama).
Akun Instagram pria pembawa flare di Bromo diduga adalah @hendrapurnama (tanpa titik). Usai salah sasaran, netizen memilih menyerang @hendrapurnama dan meminta maaf ke pemilik akun @hendra.purnama. Itulah tadi penjelasan mengenai akun Instagram Hendra Purnama yang sedang dicari netizen, jangan sampai salah sasaran ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok
-
Pasar Agrobis Babat Membara: 10 Kios Ludes Terbakar dalam Semalam, Diduga Akibat Korsleting
-
Jaga Rekening Nasabah Tetap Aman, BRI Terus Perkuat Sistem Perlindungan
-
Khofifah Sambut 152 Siswa ADEM Papua di Jatim, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas