SuaraJatim.id - Polres Jombang menangkap M Hasan alias Daim, pelaku pembunuh wartawan di Jombang. Polisi menyampaikan pembunuhan yang dilakukan tidak terkait dengan pemberitaan.
Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan mengatakan, pelaku pembunuhan didasari karena sakit hati dendam.
"Menurut keterangan sepihak, pelaku merasa pekerjaannya diganggu, sehingga muncul tidak suka dan dendam," katanya dikutip dari suarajatimpost.com--jaringan Suara.com, Jumat (15/9/2023).
Berdasarkan keterangan yang didapat, pelaku sering mendapat gangguan dari korban saat bekerja di penggilingan padi atau 'odong-odong'.
"Kesaksiannya belum dikomparasikan dengan saksi lain. Pelaku mengaku ketika dia usaha, diganggu. Tapi tidak ada kaitannya dengan pemberitaan," katanya.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto mengaku masih mendalami motif pelaku sampai tega menghabisi korbannya yang bernama Sapto Sugiyono.
Pihaknya juga berkerja sama dengan psikologi untuk memeriksa kejiwaan pelaku. "Karena kesaksian pelaku belum bisa ditelan mentah-mentah. Kita periksa psikologinya karena pertama kali syok, ada guncangan jiwa," ungkapnya.
Aldo menyampaikan, pelaku terancam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana subs pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.
"Ancaman pidananya maksimal hukuman mati dan 20 tahun penjara," tutupnya.
Baca Juga: Jasadnya Dibuang di Depan Kantor Kementan, Polisi Tangkap Pembunuh Sopir Taksol di Pasming
Sebelumnya diberitakan, M Hasan alias Daim membunuh tetangganya Sapto Sugiyono yang berprofesi sebagai wartawan, Kamis (14/9/2023) malam.
Sapto mendapatkan luka tembak dari senapan angin di bagian dada dan luka hantaman palu di kepala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey