SuaraJatim.id - Tim nasional (timnas) peserta Piala Dunia U-17 mulai mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Rabu (1/11/2023).
Dua timnas yang sudah datang, yakni Panama dan Maroko. Keduanya tergabung di grup A bersama Timnas Indonesia U-17 dan Ekuador.
"Hari ini 1 November 2023 ada kedatangan dari dua negara, yakni Maroko dan Panama," ujar koordinator helpdesk arrival and departure FIFA World Cup U-17 2023, Kenia Ariwindyasari dikutip dari Ketik.co.id--jaringan Suara.com.
Timnas Panama datang di Bandara Internasional Juanda Surabaya Terminal 1 sekitar pukul 15.00 WIB.
Tim asal kawasan Amerika Tengah itu tiba dengan membawa 35 orang terdiri pelatih, pemain dan ofisial lainnya untuk bertanding di Piala Dunia U-17 Indonesia.
Sementara itu, dua timnas lainnya, yakni Ekuador dan Indonesia akan datang menyusul.
Sesuai jadwal yang didapat Kenia, Timnas Ekuador akan datang ke Surabaya lima hari sebelum pembukaan Piala Dunia U-17.
"Ekuador kebetulan datangnya 5 November, tepatnya hari Minggu. Kemudian untuk Indonesia datang ke Surabaya tanggal 3 November pada hari Jumat," katanya.
Pembukaan Piala Dunia U-17 akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada 10 November 2023.
Pertandingan pertama mempertemukan Panama vs Maroko pada pukul 16.00 WIB dan Indonesia vs Ekuador pukul 19.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep