Ia juga menambahkan bahwa untuk mengatasi kekeringan perlu dilakukan pemetaan terkait kebutuhan rumah pompa sehingga bisa mengantisipasi mundurnya masa tanam akibat kekeringan. Ia mengatakan telah melakukan diskusi bersama Menteri Pertanian terkait kebutuhan rumah pompa.
"Jadi bukan hanya pompa air, tapi rumah pompa karena ini sustainability harus lebih terjaga," pungkasnya.
Di sisi lain, Gubernur Khofifah juga menyampaikan, giat percepatan tanam akan didorong ke seluruh wilayah Jawa Timur. Upaya ini sangat tepat mengingat kondisi pangan dunia membutuhkan perhatian khusus karena dampak El Nino. Gerakan percepatan tanam ini sangat penting untuk menjaga agar produksi tersedia bagi masyarakat Jawa Timur dan juga untuk menopang provinsi-provinsi lain di luar Jawa Timur.
“Hadirnya Bapak Menteri Pertanian dan seluruh jajarannya di Jawa Timur akan melakukan upaya khusus guna mengakselerasi peningkatan produksi padi dan jagung dan kita dukung penuh. Kita semua tidak bisa berjalan sendiri, dan perlu melakukan kolaborasi dan menjalankan aksi bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan," jelas Gubernur Khofifah.
Sementara itu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan kekagumannya kepada Gubernur Khofifah yang telah mampu membawa Jawa Timur menjadi provinsi dengan produksi pangan tertinggi di Indonesia. Ia menyebut Gubernur Khofifah memiliki kreativitas tinggi terbukti Jawa Timur menjadi provinsi dengan produksi beras, jagung, daging sapi tertinggi di Indonesia.
"Dan yang lebih menarik adalah tadi malam ada nanas beratnya 7 kilo, itu pertama aku melihat nanas sebesar itu, betul-betul kreatif beliau, kreatif betul, beliau ini Kartini zaman now," Kata Mentan Amran Sulaiman.
Di kesempatan yang sama Gubernur Khofifah menerima bantuan dari Kementerian pertanian berupa Benih Padi dan Jagung tahun 2023 Senilai Rp. 62.255.937.824,- dan Bantuan Alsintan Pra Panen Program Kementerian pertanian Tahun anggaran 2023 sebanyak 2.252 Unit Alsintan Pra panen senilai Rp. 57.266.235.503,-.
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Ajak Jamaah Bersyukur dan Berdoa bagi Indonesia Aman dan Penuh Berkah dalam Jawa Timur Bermunajat
-
Tata Kelola SPK Raih Penghargaan dari BSN, Gubernur Khofifah: Bukti Komitmen Jaga Standardisasi Kualitas dan Mutu Produk
-
Komitmen Bertransformasi Digital, Jatim Terbaik dalam Manfaatkan Jaringan Intra Pemerintah dan Pusat Data Nasional
-
Gapoktan dan PT Tebu Inti Rosan Mampu Produksi Gula, Gubernur Khofifah Harap Jadi Referensi Industri Gula Nasional
-
2.376 Mural Karya Siswa se-Jatim Pecahkan Rekor MURI, Gubernur Khofifah: Kado Istimewa Hari Jadi ke-78
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dorong Inklusi Keuangan, BRImo Raih 3,32 Miliar Transaksi dengan Volume Rp4.166 Triliun
-
Pelajar Trenggalek Dilarikan ke RSUD dr Soedomo Akibat Keracunan MBG
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan