SuaraJatim.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini menjenguk Elvano, anak berusia 3 tahun yang mengidap hidrosefalus di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Mensos Risma sempat kaget melihat respon Elvano yang juga aktif berusaha berkomunikasi kendati belum bisa berbicara.
"Halo Elvano, wah anak pinter ini, suka mainan apa? Mobil-mobilan ya?," sapa Risma pada balita yang berada di kursi dorong bayi, Minggu (3/12/2023).
Meskipun tak mampu membalas, Elvano merespons dan tersenyum dengan menerima pemberian mainan yang diberikan untuknya.
Kedatangan Risma ini ingin memastikan kebutuhan Elvano dan keluarga bisa tercukupi. Selama ini, ibu Elvano harus sendirian dalam merawat buah hatinya.
"Untuk biaya pengobatan memang sudah ditangani BPJS Kesehatan tapi ada beberapa hal yang tidak tercover seperti biaya operasional dan sehari-hari, maka dari itu akan dibantu oleh Kemensos melalui sentra-sentra yang ada di daerah dan juga Kitabisa," jelas Risma
Kemensos menggerakkan Sentra Terpadu Kartini Temanggung, dan melakukan pendampingan perawatan kesehatan untuk Elvano ke Rumah Sakit Dr. Soeroto Ngawi yang kemudian dirujuk ke Poli Anak Jantung dan Spesialis Bedah Syaraf RSUD dr. Moewardi Surakarta.
Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) diberikan oleh Kemensos dengan total senilai Rp 14.428.980 yang terdiri dari bantuan operasional dukungan layanan kesehatan, bantuan pemenuhan hidup layak dan tambahan nutrisi berupa susu, diapers, perlengkapan kebersihan diri, almari pakaian, serta bantuan kewirausahaan bagi Ibu Elvano berupa sembako, dan tambahan perlengkapan bahan untuk usaha menjahit.
Pada kesempatan yang sama, Kitabisa.com juga menyerahkan donasi bagi Elvano dan keluarga dengan dana yang terkumpul sebanyak Rp37.558.255 dari 1.907 donatur. Dana ini untuk membantu biaya operasional selama pengobatan Elvano.
Baca Juga: Padepokan Perguruan Silat di Ngawi Ambruk Rata dengan Tanah Usai Diterjang Angin Kencang
Seluruh bantuan yang diberikan ini diupayakan dapat membantu menopang perekonomian keluarga Elvano selama masa pengobatan agar seluruh kebutuan sehari-harinya tercukupi.
Tak hanya dukungan secara materil, Risma juga memberikan motivasi kepada Ibu Elvano. Bahkan, Risma juga menanyai ibu dari Elvano, apa saja yang nantinya bisa membantu meningkatkan perekonomian darinya.
"Ibu enggak boleh nyerah dan harus kuat terus, percayalah Tuhan menitipkan adek itu karena ibu mampu, meskipun hidrosefalus ini prosesnya sangat panjang ibu harus semangat, saya liat juga Elvano bisa aktif komunikasi dan respons dan perlu terus dilatih," tambah Risma.
Menteri Sosial menegaskan bahwa Kementerian Sosial ke depan akan terus mendampingi dan memonitor perkembangan kesehatan Elvano, dan juga kewirausahaan warung sembako dan usaha menjahit untuk keluarga Elvano.
"Terima kasih Kementerian Sosial dan Kitabisa semoga bantuannya berkah dan semoga Elvano bisa sembuh seperti anak-anak lainnya," ucap Yulie Fatmawaty, Ibu Elvano.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak