SuaraJatim.id - Samsudin alias Gus Samsudin kembali jadi sorotan publik setelah pasien wanita bernama Suwarti ditemukan meninggal dunia di dalam toilet Pondok Nuswantoro Blitar yang dipimpinnya.
Gus Samsudin mengatakan perihal kasus tersebut, bahwa ia tidak melakukan pengobatan alternatif melaikan hanya berikan motivasi serta dorongan spritual. Hal itu disampaikan Gus Samsudin kepada Dinas Kesehatan dan Kesbangpol Kabupaten Blitar.
“Dia (Gus Samsudin) menyampaikan kalau ibu itu dikasih suport dikasih nasehat agar sholatnya ditertibkan lagi, lalu saya tanya lagi apakah dipijat, dia (Gus Samsudin) menjawab tidak, apakah dikasih makanan atau minuman atau obat, dia (Gus Samsudin) juga menjawab tidak,” kata Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kabupaten Blitar, Suhandono dilansir dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Sabtu (16/12/23).
Sebelum kasus tewasnya wanita bernama Suwarti, nama Gus Samsudin sudah lebih dulu jadi sorotan setelah berseteru dengan Marcel Radhival atau Pesulap Merah.
Kala itu, Pesulap Merah mendatangi padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin. Pesulap Merah menyebut bahwa praktik yang dilakukan oleh Gus Samsudin di padepokan tersebut hanya trik belaka.
Alih-alih menemui pesulap, Samsudin mengutus pengacaranya untuk menemui Pesulap Merah hingga mendapatkan intimidasi dan percobaan pemukulan. Perseteruan antara Gus Samsudin dan Pesulap Merah pun jadi sorotan pada 2022.
Profil dan Kekayaan Gus Samsudin
Samsudin lahir di Ngawi pada 1989. Ia bertempat tinggal di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Blitar. Ia memang dikenal praktisi supranatural dan pernah menimba ilmu Pondok Condro Mowo, Kecamatan Jogorogo, Ngawi.
Gus Samsudin sebelum seviral saat ini sempat bekerja sebagai pedagang barang bekas. Saat ini, Gus Samsudin memiliki sejumlah sumber penghasilan diantaranya tentu saja padepokan yang dimilikinya.
Baca Juga: Pasien Meninggal Misterius di Toilet Pondok, Gus Samsudin Akhirnya Buka Suara
Namun, ia memiliki akun Youtube dengan nama MBAH DEN (SARIDEN). Di akun ini, Gus Samsudin diyakini meraup uang cukup banyak.
Jika merujuk pada data Social Blade, akun Youtube Gus Samsudin ini memiliki 1,77 M dengan viewer video bisa mencapai 687ribu.
Data Social Blade per 2023 memprediksi, estimasi uang yang didapat Gus Samsudin dari akun Youtube miliknya per tahun bisa mencapai miliaran rupiah.
Per tahun Gus Samsudin bisa mencapai Rp714 juta sampai 1 miliar. Sementara per bulan bisa mendapatkan Rp46 juta. Nilai ini tentu saja belum dari pelayanan pengobatan, konsultasi dan juga fee yang ia dapatkan jika mendapat undangan dari Youtuber lain.
Berita Terkait
-
Pasien Meninggal Misterius di Toilet Pondok, Gus Samsudin Akhirnya Buka Suara
-
Pasien Meninggal di Pondok Gus Samsudin, Dinkes Blitar Turun Tangan
-
Tak Kunjung Pulang, Wanita Surabaya Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Ponpes Gus Samsudin Blitar
-
Heboh! Gus Samsudin Bikin Sayembara Tantang Dukun untuk Santet Dirinya, Siapkan Hadiah hingga Rp1 M
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI
-
Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
-
Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
-
Teror Cicilan Pinjol, Pemuda di Tulungagung Ditemukan Meninggal Usai Pamit ke Kekasih
-
BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026