SuaraJatim.id - Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) selalu punya cerita. Banyak pemain yang merasakan keangkeran stadion di Surabaya tersebut.
Pemain Persik Kediri, Adi Eko Jayanto pernah menangis saat bermain di stadion yang diresmikan pada 2010 tersebut.
Hal tersebut disampaikan gelandang 29 tersebut di akun YouTube klub dikutip Selasa (26/12/2023). Adi Eko yang menjawab pertanyaan warganet menyebut, GBT menjadi salah satu stadion berkesan baginya.
"Selain (Stadion) Brawijaya, Bung Tomo saya pertama kali main Liga 1 pembukaan ditonton 50 ribu orang. Itu saya waktu masuk lapangan nangis," katanya.
Bukan nangis sedih, melainkan terharu dan bahagia. Perasaannya campur aduk disaksikan puluhan ribu penonton di stadion yang menjadi markas klub Persebaya Surabaya tersebut.
"Sedih enggak, saya nangis terharu. Saya nangis bahagia, bisa dilihat dengan suporter penonton yang sangat-sangat luar biasa, yang sangat banyak. Itu suatu kebanggan yang luar biasa," ungkapnya.
Adi Eko merupakan pemain asli Kediri yang berhasil mengantarkan klub berjuluk Macan Putih itu promosi ke Liga 1 pada 2020.
Musim ini telah bermain untuk 15 kali untuk Persik Kediri dengan mencetak satu gol.
Diketahui, Stadion GBT merupakan markas dari Persebaya. Setiap kali klub berjuluk Bajol Ijo itu main, puluhan ribu Bonek hadir memenuhinya.
Baca Juga: Diisukan Jadi Pelatih Persebaya, Akun Medsos Paul Munster Dibanjiri 'Wani'
Kreativitas Bonek saat mendukung Persebaya selalu bikin merinding. Tidak heran bila banyak pemain yang terkesan saat bermain di Stadion GBT.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
UNU Blitar Akhirnya Rekomendasikan Pemecatan Dosen yang Melecehkan Mahasiswinya
-
Pecah Kaca di Siang Bolong: Fortuner Jadi Sasaran Empuk Maling Usai Ambil Uang di Bank Banyuwangi
-
Satu Hilang, Dua Nyaris Tewas: Tragedi di Balik Penggelontoran Air PLTA Wlingi Blitar
-
Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual