SuaraJatim.id - Persebaya Surabaya tidak akan diperkuat Reva Adi Utama saat melawat ke Stadion Indomilk melawan Persita Tangerang pada pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024.
Kapten Persebaya itu mendapat larangan bermain saat melawan Bhayangkara Presisi FC.
"Ini menjadi pembelajaran bagi saya pribadi, harus lebih bijak lagi di dalam lapangan. Pada intinya saya harus bisa mengontrol emosi. Jangan gampang terpengaruh sama lawan yang memprovokasi. Saya harus pintar lagi untuk mengatasi masalah seperti ini," ujar Reva dikutip dari Antara, Sabtu (17/2/2024).
Reva Adi akan absen tiga laga. Selain Persita Tangerang, dia juga tak bisa main melawan PSM Makassar pada 28 Februari 2024 dan PSS Sleman di Tanggal 3 Maret 2024.
"Jadi saya berharap nanti kalau bermain lagi bisa lebih baik. Bisa menjadi contoh yang lebih baik lagi bagi teman-teman. Dan saya yakin bisa berubah lebih pintar dan bijak di lapangan," katanya.
Pemain asal Makassar tersebut tercatat sudah dua kali mendapat kartu merah pada musim ini.
Pelatih kepala Persebaya Paul Munster tidak merisaukan absennya Reva Adi. Menurutnya, ini justru menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuannya.
"Justru itu adalah keuntungan. Itu adalah keuntungan untuk pemain lain bisa mengambil posisinya. Seperti yang pernah selalu saya katakan, akan ada momen di mana mereka bisa mengambil kesempatan, dan terserah bagaimana pemain akan mengambil kesempatan itu," ungkapnya.
Baca Juga: Liga Belum Selesai, Persik Kediri Malah Lepas Pemain Asingnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Jatim Raih 2 Penghargaan JDIH Nasional dengan Predikat AA dan Nilai 100
-
BRI Rayakan Rekor MURI: Pameran Kredit Kendaraan Terbesar di 131 Lokasi Bersamaan
-
Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri
-
Aksi Berani Bocah Madiun Pasang Badan Selamatkan Ibu dari Tikaman Ayah
-
Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api