SuaraJatim.id - Persik Kediri membagikan kabar duka. Fisioterapi tim berjuluk Macan Putih, Marcelo Araujo tutup usia pada Jumat (12/4) malam.
Kabar duka tersebut diumumkan manajemen melalaui laman resminya. Sebelumnya, Marcelo Araujo dirawat di RS Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri karena serangan jantung.
Meninggalnya pria asal Brasil tersebut mengejutkan skuad Persik Kediri, mengingat mendiang masih mengikuti sesi latihan perdana tim pada sore Jumat sore.
Rumah Sakit SLG Kediri mengumumkan Marcelo Araujo meninggal dunia karena serangan jantung.
Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengaku sangat terpukul dengan kematian Marcelo Araujo.
"Setelah libur Idul Fitri, kami semua kemarin mengawali sesi latihan dengan bersalam-salaman dengan seluruh jajaran official, pelatih dan pemain, termasuk juga Marcelo Araujo. Kami mengenalnya sebagai sosok pribadi yang hangat dan menyenangkan, semoga beliau tenang disisi-Nya dan mendapatkan tempat terindah di sisi Tuhan," ujar Marcelo Rospide, Sabtu (13/4).
Selanjutnya, jenazah Marcelo Araujo akan diterbangkan ke kampung halamannya di Brasil.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa
-
CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis
-
Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan