SuaraJatim.id - Warga di sekitar Sungai Kali Asem, Lumajang was-was setiap musim hujan. Bayang-bayang banjir selalui menghantui.
Hampir bisa dipastikan, saat musim penghujan tiba Kali Asem meluap. Warga sekitar pun terdampak.
Paling sering perumahan di bawah Universitas Lumajang yang menjadi korban luapan banjir.
Pj Bupati Lumajang Yuyun Wahyuni mengatakan, salah satu penyebab banjir ialah adanya beberapa bangunan yang mendekat ke bantaran Kali Asem.
"Itu kan memang (terlalu) dekat dengan bantaran Kali Asem, semoga saja dengan adanya normalisasi Kali Asem risiko itu bisa dikurangi," katanya dilansir dari Ketik.co.id--partner Suara.com.
Dia menyampaikan, beberapa bangunan yang berada di bantaran Sungai Kali Asem memiliki ketinggian sama.
Indah Wahyuni mengaku tidak mengetahui Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menurutnya, PBG tersebut keluar sebelum dirinya menjabat sebagai Pj Bupati Lumajang.
"Jangan tanya soal izin itu, saya tidak tahu," tegasnya.
Pemkab Lumajang sat ini sudah siap menurunkan alat berat di Kali Asem guna mengurangi risiko luapan ke pemukiman jika terjadi banjir.
Baca Juga: Cerita Korban Longsor Lumajang, Sudah Mau Mengungsi Tiba-tiba Tebing Runtuh
Kawasan perumahan yang dibangun secara mandiri oleh pemiliknya, awalnya dijual dalam bentuk tanah kavling.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Pemuda Trowulan Tewas Usai Tabrak Truk Diam di Bahu Jalan Sambiroto Mojokerto
-
Buntut Viral Intimidasi Turis China: Sopir Angkutan di Probolinggo Akhirnya Minta Maaf
-
KPK Perpanjang Masa Tahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
-
Penjual Tempe Menjadi Korban Penyiraman Air Keras di Pacitan, Pelaku Berjas Hujan
-
Bedah Perbedaan Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra, Worth It untuk Upgrade?