SuaraJatim.id - Kecelakaan maut melibatkan rombongan motor gede (moge) terjadi di Jalan Raya Tongas, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (28/04/2024).
Dua orang yang masih sepasang suami istri dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Korban merupakan rombongan moge yang sedang melintas di jalan tersebut.
Menurut salah satu saksi mata, Layli (50) warga Dusun Beji, rombongan moge tersebut sebenarnya sudah dikawal kendaraan Patwal Polisi. Mereka melintas dari arah Timur menuju ke Barat.
Ketika tiba di lokasi kejadian, ada sebuah kendaraan NMax yang memotong jalur rombongan. Perbedaan kecepatan membuat motor NMax tersenggol dan menyebabkan salah satu moge oleng ke kanan melewati batas marka tengah.
Saat bersamaan, ada sebuah mobil minibus yang tidak bisa menghindar menabraknya.
"Akibat tabrakan itu, Moge yang oleng ke kanan langsung dihantam mobil dari arah berlawanan. Dan pengendaranya sekaligus yang dibonceng meninggal di lokasi kejadian. Sementara, beberapa terjatuh akibat rombongan yang melaju cukup kencang," kata Layli dikutip dari TIMES Indonesia--jaringan Suara.com.
Informasi yang diterima, korban meninggal dunia merupakan pasangan suami-istri. Sang suami berkerja di RSUD Grati Pasuruan.
Kecelakaan tersebut juga menyebabkan empat pengendara lainnya luka-luka serta kerusakan pada beberapa kendaraan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Probolinggo Kota, IPTU Tohari mengaku masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Petaka Penambang Pasir Bojonegoro, Perahu Tenggelam Usai Bergerak Tak Terkendali
Hasil pemeriksaan diketahui bahwa kecelakaan terjadi akibat pengendara Moge menghindari kendaraan NMax putih yang tiba-tiba menyeberang. Akibatnya terjadi pengereman mendadak yang berujung pada tabrakan beruntun.
Data pihak kepolisian, ada tiga moge yang mengalami kerusakan berat, dua kendaraan roda empat mengalami kerusakan berat dan ringan, serta satu motor NMax hitam milik warga Bali rusak ringan.
"Dua korban meninggal dari pengendara Moge, langsung kami bawa ke RSUD Tongas. Sementara korban luka ada di RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo dan RSUD Tongas. Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan," kata Tohari.
Polisi mencari keberadaan NMax putih yang menyeberang sembarangan dan menjadi penyebab kecelakaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI Umumkan Buyback Saham di Tengah Gejolak Pasar, Fokus Tingkatkan Nilai Pemegang Saham
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
BRI: Pertumbuhan DPK 11,40% Cerminkan Kepercayaan Publik yang Kuat
-
Istri Pergi Beli Makan, Kakek di Ngawi Tewas Terjebak Kobaran Api di Rumah