SuaraJatim.id - Minyak subsidi merek MinyaKita palu atau oplosan beredar di sejumlah toko di Pacitan. Temuan tersebut diungkap Satgas Pangan berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan bersama jajaran kepolisian setempat.
Kepala Dinas Perdagangan dan Ketenagakerjaan Disdagnaker Pacitan Acep Suherman membenarkan temuan tersebut. Pihaknya mendapati produk MinyaKita palsu atau oplosan saat sidak di pasar induk Minulyo, Pacitan.
Acep menjelaskan, kegiatan sidak tersebut sebenarnya bertujuan untuk memastikan stok MinyaKita aman dan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Petugas menemukan MinyaKita dijual di atas HET. Selain itu, juga didapati produk tiruan dengan merek sama yang dijual secara eceran di lapak-lapak pedagang pasar.
"Minyakita tiruan Ini dikemas hampir mirip dengan yang asli. Juga dijual lebih mahal dibanding minyakita asli," kata Acep, Selasa (21/5/2024).
Sekilas MinyaKita tiruan sama dengan aslinya. Akan tetapi setelah diteliti secara seksama diketahui perbedaannya.
"Di antaranya minyakita tiruan Ini dikemas dalam botol ukuran satu liter. Juga harganya, kalau dilabel Rp14 ribu, tetapi dijual Rp16 ribu," bebernya.
Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli. Pilihlah minyak yang layak konsumsi.
Acep menambahkan, perlu dicek keterangan asal produk darimana dan mengecek ada tidaknya label distributor rekanan pemerintah.
"Cermati produk sebelum memutuskan untuk membeli meskipun layak konsumsi," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
Terkini
-
Ribuan Santri Meriahkan Persiapan Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang
-
Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU
-
Melalui Semarak Merah Putih, BRI Dorong Ekosistem Desa BRILiaN Balbar Sofifi Maluku Utara
-
Heboh Munculnya Kartu Chip Jelang Muktamar ke-35 NU, Ini Penjelasan Panitia
-
Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?