SuaraJatim.id - LSI Denny JA baru saja mengeluarkan hasil surbei yang dilakukan jelang Pilwali Surabaya 2024. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi masih unggul melampui nama-nama lainnya.
Peneliti LSI Denny JA, Ari Astariadi mengatakan, Eri Cahyadi masih tertinggi tingkat keterpilihannya atau elektabilitasnya. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada pertengahan April 2024 dengan sistem pertanyaan terbuka diketahui sang petahana unggul 60 persen.
“Hingga periode survei, Eri Cahyadi masih mendapatkan tingkat keterpilihan atau elektabilitas tertinggi dibanding nama-nama lain yang beredar,” ujar Ari Astariadi dalam rilis yang diterima di Surabaya pada Senin (3/6/2024).
Elektabilitas Eri Cahyadi disebutnya juga masih tinggi, kala dilakukan survei dengan pertanyaan tertutup. Dari simulasi tiga nama yang disodorkan, yakni Eri Cahyadi, Emil Dardak, dan Ahmad Dhani, nama politikus PDIP itu masih tertinggi.
Rinciannya, Eri Cahyadi memperoleh 55,6 persen, Emil Dardak meraih 9,5 persen, dan Ahmad Dhani 3,3 persen. LSI Denny JA juga memecah dengan simulasi berhadap-hadapan. Eri Cahyadi meraih 56,7 persen dan Emil Dardak 9,3 persen.
Pun bila Eri Cahyadi dihadapkan dengan Ahmad Dhani, mantan Kepala Bappeko Surabaya itu masih unggul. Elektabilitas Eri menembus 61,2 persen dan Ahmad Dhani 4,7 persen, sisanya belum menentukan pilihan.
Pihaknya juga memotret tingkat kepuasan terhadap kinerja Eri Cahyadi dan Armuji selama menjabat. Hasilnya, 75,6 persen puas dan 83.5 persen menilai telah berhasil.
Sementara itu, untuk wakil wali kota, elektabilitas Armuji masih tertinggi. Berdasarkan pertanyaan terbuka, mantan Ketua DPRD Surabaya itu memperoleh 43,3 persen.
Kendati demikian, Ari mengingatkan kepada Eri Cahyadi untuk tetap berhati-hati. Sebab, enam bulan hingga hari pemungutan suara terbilang cukup masih panjang.
Baca Juga: Sosok Ini Bisa Jadi Lawan Sengit Bagi Eri-Armuji di Pilwali Surabaya
“Semua kandidat dalam waktu enam bulan ke depan harus terus bergerak di masyarakat, turun melakukan sosialisasi. Bagi kandidat yang untuk sementara unggul, tidak boleh berpuas diri. Bagi kandidat yang elektabilitasnya belum optimal atau tertinggal, masih ada waktu untuk meningkatkan keterpilihannya,” kata Ari.
LSI Denny JA menggelar survei di Surabaya pada pertengahan April 2024. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah sampel 1.200 orang, menggunakan teknik wawancara langsung. Survei tersebut memiliki toleransi kesalahan (margin of error-MoE) sekitar 2,9%.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha