SuaraJatim.id - Polisi belum lama ini menangkap gerombolan gangster yang menamakan diri Durian Runtuh Surabaya.
Mereka ditangkap saat akan membuat konten tawuran bersama kelompok gangster lainnya.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan usai petugas yang sedang patroli mendapat laporan dari warga akan ada tawuran.
Kepolisian kemudian mendatangi Jalan Sidotopo Sekolahan untuk mengecek lokasi.
“Setelah petugas menerima informasi, lantas kami ke lokasi dan mendapati sejumlah remaja yang membawa sajam dan akan saling serang,” ujarnya dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Minggu (7/7/2024).
Melihat kedatangan polisi, para anggota gangster tersebut langsung kocar-kacir.
Polisi kemudian mengindentifikasi ketua dari gangster Durian RUntuh Surabaya berinisial FI (16), warga Jalan Dupak Magersari Surabaya. FI diketahui membawa senjata tajam saat hendak tawuran.
FI ditangkap di rumahnya dengan barang bukti celurit sepanjang 90 sentimeter. “Karena masih berusia anak-anak kami tetapkan statusnya sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH),” katanya.
Dihadapan penyidik, FI yang merupakan ketua kelompok gangster Durian Runtuh 23 Surabaya ini mengaku berkumpul bersama temannya dari gangster aliansi Lasvegas Surabaya Mereka berniat untuk membuat konten tawuran. Namun aksinya berhasil digagalkan oleh petugas.
Baca Juga: Tarif Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Terbaru Juli 2024, Pastikan Saldo Cukup
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29%, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro