SuaraJatim.id - Pemain Persebaya Toni Firmansyah mendapat sanksi dari klub. Namanya pun tak ada dalam sesi peluncuran tim beberapa waktu lalu.
Padahal, sang gelandang baru saja mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-19.
Pelatih Persebaya Paul Munster mengatakan status Toni sedang manajemen. “Situasi Toni dengan manajemen, itu (terkait) masalah disiplin,” ujar Paul Munster dikutip dari Ketik.co.id--partner Suara.com, Selasa (6/8/2024).
Paul Munster mengaku tak mau mengambil pusing dengan kasus Toni Firmansyah. “Sekarang saya fokus dengan pemain yang ada saat ini,” tegasnya.
Namun, juru taktik asal Irlandia Utara itu mengingatkan agar manajamen segera menentukan sikap terkait kasus Toni. "Mereka harus melakukan tindakan pada situasi itu. Kemudian kami akan lihat kapan dia datang,” katanya.
Toni tidak terlihat sejak Persebaya melakukan launching tim melawan Persik Kediri Minggu (4/8/2024).
Manajemen Persebaya melalui laman resminya mengumumkan menghukum Toni Firmansyah karena pelanggaran indisipliner.
Sang gelandang tidak hadir dalam sesi latihan bersama tim sebelum laga melawan Persik Kediri.
“Sanksi yang diberikan kepada Toni diharapkan bisa membuat yang bersangkutan lebih disiplin ke depan, menjadi pemain yang lebih baik lagi,” bunyi keterangan klub dikutip.
Baca Juga: Persebaya Hukum Toni Firmansyah, Ini Kata Paul Munster
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Satu Abad Ponpes Gontor: Lautan Manusia Padati Tabligh Akbar, Pesan Mendalam UAS Menggema
-
Modus Ordal DPR RI, Pria di Sampang Tilap Rp600 Juta Janjikan Lolos Tes Polisi
-
Tragedi Bidan di Situbondo: Dihantam Batu Suami Sendiri, Jasadnya Dibuang ke Selokan Pantura
-
BRI Layani 216 Warga Suku Bajo dan Dorong Ekonomi Pesisir di Maluku Utara
-
Realisasi KPP BRI Lampaui Target Awal, Bukti Tingginya Kebutuhan Pembiayaan Perumahan Rakyat