SuaraJatim.id - Anggota DPRD Jatim Nurul Huda menilai perlu ada penyetaraan moda transportasi di wilayah Madura. Dia berharap Trans Jatim atau yang serupa bisa juga menjangkau hingga Sumenep.
Nurul Huda yang merupakan legislator asal Dapil XIV Madura mengatakan, moda transportasi yang nyaman dan tepat waktu dibutuhkan untuk memudahkan aktivitas masyarakat.
Dia berharap bus Trans Jatim atau yang sejenisnya bisa beroperasi sampai ke Sumenep. "Jadi harapan ke depan Pemprov Jatim adalah menyetarakan Trans Jatim sampai ke Sumenep. Tidak hanya sampai Bangkalan," ucapnya.
Politikus PPP itu mengapresiasi peluncuran bus Trans Jatim Koridor V Surabaya-Bangkalan yang baru saja dilakukan Pemprov. Menurutnya, ini akan sangat membantu masyarakat karena selama ini bus yang beroperasi di Bangkalan tidak layak.
"Bus lama tidak layak armadanya sudah tua. Pemberangkatan tidak tepat waktu," katanya.
Setelah transportasi umum terealisasikan, selanjutnya infrastruktur jalan. Nurul Huda berharap ada perbaikan dan pelebaran jalan hingga Sumenep.
Hari ini kita lihat hanya Bangkalan saja. Bagaimana masyarakat Sumenep bisa memakan 6 jam perjalanannya. Itu kalau mobil pribadi.Kalau transportasi umum gimana. Seperti AKAS, bis mini. Bisa 10 jam," tuturnya.
Selama ini, menurut dia, jalan lebar baru sampai di Bangkalan. Belum menyentuh ke Sumenep. Nurul Huda berharap bisa sampai ke Sumenep.
"Kalau infrastruktur saat ini sudah diperbaiki dan pelebaran jalan. Tapi di Bangkalan saja. Yang terpenting ada pelebaran jalan karena saat ini tidak merata antara Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pamekasan. Jadi akses ke Sampang ke Surabaya butuh waktu 2 jam. Sementara Sumenep ke Surabaya butuh minimal 6 jam," bebernya.
Nurul Huda menerangkan, sebagai wakil rakyat, dirinya berharap l transportasi dan infrastruktur di Madura merata. Mengingat saat ini Bus dari Bungurasih menuju ke Sumenep sudah tidak layak akibat faktor usia.
Baca Juga: Dishub dan Polres Bangkalan Ambil Langkah Cepat Setelah Bus Trans Jatim Diserang
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya
-
JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?
-
Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk
-
Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut
-
Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi