SuaraJatim.id - Viral sebuah kampung di Jember, warganya memasang spanduk atau benner bertuliskan 'Anda Memasuki Daerah Rawan Tuyul, Hati-Hati dengan Uang Anda'.
Diketahui lokasi dari kampung yang memasang spanduk tersebut berada di kawasan RT 02 RW 15, Dusun Ampo, Desa Dukuh Mencek, Sukorambi, Jember.
Usut punya usut, pemasangan spanduk tersebut buntut dari pengakuan sejumlah warga yang kerap kehilangan uang.
Berikut ini beberapa fakta mengenai kampung di Jember yang warganya memasang spanduk bertuliskan 'Rawan Tuyul'.
1. Ada Tiga Spanduk yang Dipasang
Ada sebanyak tiga spanduk yang dipasang warga di lingkungan RT 02 RW 15, Dusun Ampo. Rata-rata benner yang dipasang bertuliskan imbauan untuk hati-hati terhadap tuyul.
2. Warga Resah Sering Kehilangan Uang
Pemasangan spanduk bertuliskan 'Rawan Tuyul' diketahui dipicu karena banyaknya warga yang kehilangan uang. Salah seorang warga setempat, Selama (60) mengatakan, uang warga yang hilang bervariasi, ratusan ribu rupiah.
"Kalau maling kan, pasti lewat pintu atau jendela dan pastinya ketahuan lewatnya masuk rumah," kata Selama.
Baca Juga: Panas Debat Pilbup Jember: Blunder Hendy Siswanto Disahut Fawait
3. Kehilangan Uang Sejak 2 Minggu Terakhir
Berdasarkan informasi yang didapatkan, warga kehilangan uang sudah dua pekan. Kebanyakan uang yang hilang disimpan di dalam lamari. Warga kehilangan uang saat malam hari, saat warga sedang terlelap tidur.
4. Camat Imbau Menabung di Bank
Viralnya spanduk bertuliskan 'Rawan Tuyul' mengundang perhatian publik. Camat Sukorambih Asrah Joyo Widono turun tangan untuk meninjau lokasi.
Dia mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaannya. Asrah juga mengingatkan agar tidak termakan isu, mengingat hal seperti ini bisa menimbulkan dampak negatif dan apalagi sampai terjadi saling tuduh yang ternak tuyul.
Pihaknya mengimbau warga untuk menyimpan uang di bank. "Mari sama-sama menjaga kondusifitas, apalagi saat ini momen pilkada, dan menghindari hal-hal yang tidak didinginkan," pesannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas