SuaraJatim.id - Pendakian Gunung Arjuno dan Welirang ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Komisioner Perencanaan Pembangunan dan Pemanfaatan UPT Tahura Raden Soerjo, Sadrah Devi mengatakan, penutupan dilakukan sejak 1 November 2024.
Kebijakan tersebut diambil atas sejumlah pertimbangan, paling utama pemeliharaan ekosistem hutan.
“Mulai 1 November 2024, seluruh pendakian gunung ditutup demi menjaga ekosistem. Apalagi sudah memasuki musim hujan, dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pendaki saat hujan deras disertai angin kencang dan petir,” kata dikutip dari laman Pemkab Pasuruan pada Rabu (6/11/2024).
Sesuai prediksi BMKG, Bulan November telah masuk masa musim hujan. Masyarakat diminta untuk mewaspadai hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat.
“Kami berharap seluruh pecinta alam atau pendaki yang ingin menuju Gunung Arjuno-Welirang dapat memahami dan memahami bahwa penutupan ini demi kebaikan bersama dan pemulihan ekosistem,” katanya.
Pihaknya belum menentukan kapan jalur pendakian ke Gunung Arjuno dan Welirang dibuka kembali.
UPT Tahura Raden Soerjo masih akan melihat lebih lanjut kondisi cuaca di awal Tahun 2025.
“Tahun depan pasti dibuka kembali, tapi tergantung situasi dan kondisi cuaca nanti seperti apa,” katanya.
Baca Juga: 5 Pendaki Tektok Gunung Lawu Hipotermia, Panitia Masuk Blacklist
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Datang ke Pendopo Ingin Menghadap Plt Bupati Tulungagung, Kadis Damkar Kaget Disambut Tim KPK
-
Batu Raksasa Terjang Fortuner di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Jalur Nasional Lumpuh Total
-
Akhir Pelarian Ratu Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Asal Surabaya: 6 Tahun Sembunyi Diciduk di Jaksel
-
Bocah 3 Tahun di Kediri Tewas dengan Tubuh Penuh Lebam: Ayah, Ibu, dan Nenek Dibawa Polisi
-
Mencekam! Detik-Detik Kades di Lumajang Dibantai Belasan Pria Misterius di Rumah Sendiri