SuaraJatim.id - Kota Mojokerto dikepung banjir. Titik banjir bertambah di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.
Dengan begitu sudah lima kelurahan di Kota Mojokerto yang terendam banjir. Sebelumnya, empat kelurahan di Kecamatan Prajurit Kulon, yakni Mentikan, Blooto, Prajurit Kulon, dan Pulorejo sudah tergenang air.
Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengatakan, banjir tidak hanya terjadi di wilayanya, tetapi juga kabupaten Mojokerto dan Jombang.
Kota Mojokerto ikut terdampak karena memang posisinya lebih rendah dibanding dua kabupaten lainnya.
Baca Juga: Banjir Kepung Jember, 121 Jiwa Terdampak
“Hujan lebat ini tidak hanya terjadi di Kota Mojokerto tetapi juga di Kabupaten Mojokerto dan Jombang yang berdampak pada kelebihan daya tampung pada sungai-sungai yang ada di dua kabupaten tetangga tersebut serta tersumbatnya saluran air karena eceng gondok maupun akar tanaman,” ujarnya dilansir dari BeritaJatim--partner Suara.com, Sabtu (14/12/2024).
Curah hujan yang tinggi membuat beberapa saluran dan sungai tidak bisa menampung debit air.
Kendati demikian, Ali Kuncoro menegaskan sudah mengambil langkah taktis untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayahnya.
Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (Dinas PU SDA) Provinsi Jawa Timur dengan mengerahkan pompa.
“Pompa-pompa ini untuk menyedot air dan mengalirkannya ke anak-anak Sungai Brantas, seperti ke Sungai Ngotok. Saat ini muka air sungai Brantas masih penuh, jadi tidak memungkinkan membuka pintu air untuk mengalirkan air ke Sungai Brantas maupun ke timur atau ke Sipon yang berbatasan dengan Kabupaten Jombang, jadi harus antre atau tertahan di Kota Mojokerto,” jelasnya.
Baca Juga: Mobil Patroli Satpol PP Kota Surabaya Jadi Korban Pohon Tumbang
Pemkot bersama dengan kepolisian, TNI, dan para relawan terus mengevakuasi korban terdampak banjir. Tenda-tenda pengungsian telah didirikan, seperti di Jalan Insinyur Soekarno, di Jalan Prapanca, dan di Masjid Al-Mubarok Kelurahan Prajurit Kulon.
“Sejak hari Selasa, kita sudah mendirikan dapur umum terpusat di Gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Maja Citra Kinarya, Kelurahan Blooto. Posko-posko kesehatan juga sudah dibentuk dilokasi terdampak sehingga warga lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dan pemberian obat-obatan dan vitamin,” katanya.
Berita Terkait
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
-
Perusahaan Ban Asal Korsel Ini Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Korban Banjir
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Satu Korban Tewas dalam Mobil yang Tertimbun Longsor Cangar Berhasil Dievakuasi
-
Viral Video Detik-detik Longsor di Jalur Cangar Terjang Mobil yang Sedang Melintas
-
Kok Bisa? Mobil di Ponorogo Tiba-Tiba Berada di Tengah-Tengah Sawah
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga