SuaraJatim.id - Kisah memilukan terjadi Sumenep. Seorang istri dilaporkan tewas di tangan suaminya sendiri.
AH (46), warga Kecamatan Kota Sumenep tega menganiaya NC (42) yang merupakan istrinya hingga tewas.
Polisi sudah menangkap AH tidak lama setelah kejadian. Pelaku kini ditahan di Mapolres Sumenep.
“(Pelaku) diduga telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyebabkan istrinya meninggal,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso dikutip dari BeritaJatim--partner Suara.com, Rabu (1/1/2025).
Motif pelaku menganiaya korban karena mendengar isu perselingkuhan yang diduga dilakukan istrinya.
Hal itu dipicu oleh unggahan TikTok milik istrinya. AH yang emosi menegur istrinya dengan nada keras.
Korban membalas teguran suaminya tersebut dengan nada keras juga. Pelaku tersinggung dan menuduhkan istrinya selingkuh.
"Tersangka kemudian menampar pipi kanan dan kiri korban berkali-kali dengan keras, sehingga badan korban NC mundur ke belakang dan kepala terbentur tembok,” ujarnya.
Sebenarnya unggahan TikTok istrinya tersebut berisikan ketaatan suaminya.
Baca Juga: Ratusan Sapi Mati Misterius di Sumenep, Peternak Terancam Merugi
Namun karena sudah terlanjur emosi, pelaku tega menganiaya korban. Tidak hanya menampar beberapa kali, AH juga memukul jari tangan NC menggunakan tangan kanannya dengan posisi mengepal.
Lalu memukul paha kiri dan kanan korban memakai tangan kanan berkali-kali dengan posisi mengepal.
“Akibat pukulan tersangka bertubi-tubi, korban pun tidak berdaya. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan,” kata Kapolres.
Kini, pelaku hanya bisa menyesali perbuatannya. Pelaku terancam pasal 44 Ayat (3), (2) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang PKDRT dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp45 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya
-
JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?
-
Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk
-
Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut
-
Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi