SuaraJatim.id - Kejadian memilukan terjadi di Polres Pacitan. Seorang tahanan diperkosa Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti) Kantor Polisi Resor setempat.
Kasus tersebut saat ini sedang ditangani Polda Jawa Timur. Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar angkat bicara menganai kasus tersebut.
Ayub Diponegoro Azhar menyampaikan permohonan maaf atas adanya kasus tersebut.
“Atas nama pribadi dan institusi, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar - besarnya. Kami akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan,” kata Ayub dikutip dari Berita Jatim --- partner Suara.com, Selasa (22/4/2025).
Sejumlah sumber menyebutkan kronologi pemerkosaan terjadi sekitar tanggal 4 hingga 6 April 2025.
Kasat Tahti Aiptu LC dengan jabatannya dan kewenangannya diduga memerkosa seorang tahanan wanita berinisial PW (21).
Kasus tersebut terungkap setelah teman - teman satu sel melaporkan kejadian itu kepada kekasih korban.
Lokasi pemerkosaan di dalam tahanan ini diketahui tidak diawasi kamera pengawas (CCTV). Polres Pacitan akan memasang kamera pengawas atau CCTV di area tahanan sebagai tindak lanjut.
Korban ini diketahui merupakan tahanan kasus mucikari yang ditangkap pada 26 Februari 2025 di sebuah hotel kawasan Teleng, Pacitan. PW, warga Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, ditahan setelah mempertemukan seorang pelanggan dengan perempuan lain yang masih di bawah umur.
Baca Juga: Kasus Kerangka di Asrama Polisi Gresik Temui Titik Terang, Identitasnya Terungkap?
Kasi Humas Polres Pacitan, Aiptu Thomas Alim Suheny mengatakan, saat ini korban dengan pelaku sudah dibawa ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus tersebut tengah ditangani Polda Jawa Timur. “Semua proses penyidikan dilakukan di Polda Jawa Timur. Kami serahkan sepenuhnya ke sana,” katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kasus tersebut telah ditangani secara serius oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur.
“Memang benar, saat ini Propam Polda Jatim telah memproses dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh oknum personel Polres Pacitan berinisial LC. Yang bersangkutan diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap seorang tahanan wanita,” ujar Kombes Pol Jules.
Polda Jawa Timur memastikan penanganan kasus tersebut secara tuntas. Pelaku pemerkosaan juga sudah ditahan. “Penahanan terhadap yang bersangkutan sudah dilakukan sejak sekitar satu minggu yang lalu, dan saat ini LC berada di tahanan khusus Propam. Proses ini masih terus berjalan,” kata Jules.
Sedangkan status Aiptu LC di kepolisian, ia memastikan telah dinonaktifkan dari jabatannya sejak lebih dari seminggu lalu dan sudah menjalani penahanan di Bidang Propam Polda Jatim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026