Selain dipercaya menangkal bala, tokek juga dianggap membawa rezeki. Semakin keras suara tokek yang muncul di rumah, konon semakin besar pula keberuntungan yang akan datang. Kelangkaan tokek menjadi salah satu alasan kuat di balik mitos ini.
5. Peliharaan Dukun
Tokek besar, apalagi yang panjangnya lebih dari 15 cm, sering kali dianggap bukan hewan biasa. Ada anggapan bahwa tokek seperti ini adalah peliharaan dukun atau orang sakti. Ia dipercaya berkeliaran bersama makhluk astral lain atas perintah tuannya.
6. Gigitannya Tak Pernah Lepas
Salah satu mitos paling menyeramkan tapi juga paling lucu: jika tokek menggigit seseorang, gigitannya tak akan lepas... kecuali disambar petir! Meski tidak terbukti secara ilmiah, mitos ini cukup kuat untuk membuat orang menghindari kontak fisik dengan tokek.
7. Keturunan Naga
Mitos ini datang dari kepercayaan masyarakat Tionghoa. Tokek dipercaya sebagai keturunan naga, makhluk sakral yang melambangkan kekayaan, kesehatan, dan keberuntungan. Karena itu, memelihara tokek dianggap sebagai usaha menarik berkah dan rezeki.
Meski tak semua mitos tentang tokek dapat dibuktikan secara ilmiah, kepercayaan masyarakat terhadap hewan ini sebagai makhluk penuh misteri tetap bertahan dari generasi ke generasi.
Di banyak daerah, suara tokek yang terdengar di malam hari bukan sekadar bunyi reptil biasa, melainkan isyarat gaib yang dipercaya membawa pesan tertentu.
Baca Juga: Gubernur Khofifah: Wujudkan Ketahanan Pangan dan Zero Stunting di Jatim Lewat Pasar Murah
Tokek telah menjadi bagian dari budaya lisan yang diwariskan turun-temurun. Kisah tentang keberuntungan, bahaya, hingga hubungan dengan dunia gaib membuat hewan ini tak pernah lepas dari aura mistis.
Di balik suara lantangnya yang menggema dari atap rumah atau sudut tembok, tokek menyimpan cerita-cerita yang terus hidup dalam imajinasi dan kepercayaan masyarakat.
Mau diusir takut sial, dibiarkan pun tetap bikin merinding tokek adalah simbol antara dunia nyata dan dunia yang tak kasat mata.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun