SuaraJatim.id - Setiap pergantian tahun, termasuk Tahun Baru Hijriah, adalah momen yang pas banget buat kita merenung dan berharap yang terbaik. Nggak cuma jadi ajang bikin resolusi, tapi juga waktu untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Nah, tradisi membaca doa akhir dan awal tahun sering jadi pilihan umat muslim untuk menyambut lembaran baru. Mari kita bedah maknanya, kapan dibacanya, dan bagaimana cara mengamalkannya.
Mengapa Penting Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun?
Membaca doa di penghujung dan awal tahun Hijriah ini bukan sekadar ritual lisan, tapi punya makna yang dalam banget:
Introspeksi Diri: Doa akhir tahun jadi kesempatan buat kita nge-review lagi semua perbuatan setahun ke belakang. Mana yang baik, mana yang kurang, biar bisa jadi pelajaran.
Permohonan Ampunan: Kita sadar kalau manusia pasti banyak khilaf. Doa ini jadi ajang buat minta ampunan atas segala dosa dan kesalahan yang udah kita perbuat.
Harapan dan Perlindungan: Dengan doa awal tahun, kita berharap segala kebaikan datang, dijauhkan dari marabahaya, dan dilimpahkan keberkahan di tahun yang baru. Ini semacam "setting niat" positif untuk masa depan.
Menyempurnakan Amalan: Momen ini juga jadi pelengkap dari ibadah-ibadah yang udah kita lakukan, biar makin sempurna di mata Allah.
Doa Akhir Tahun: Mohon Ampunan dan Perlindungan
Doa akhir tahun umumnya dibaca sebanyak tiga kali sebelum masuk waktu Magrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah, jatuh pada Kamis, 26 Juni 2025. Ini niatnya biar kita bersih-bersih diri sebelum menyambut tahun yang baru.
Dikutip dari NU Online, berikut Doa Akhir Tahun:
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Baca Juga: Doa Akhir Tahun 2024: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.
Artinya:
"Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."
Dari doa ini, jelas terlihat bagaimana kita mengakui kesalahan, memohon ampunan, dan berserah diri sepenuhnya pada kemurahan Allah.
Doa Awal Tahun: Sambut Berkah dan Lindungan Ilahi
Setelah Magrib, saat tahun baru Hijriah resmi dimulai, kita dianjurkan membaca doa awal tahun, juga sebanyak tiga kali. Doa ini fokusnya pada harapan dan permohonan kebaikan di tahun yang baru.
Teks Doa Awal Tahun:
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BRI Temani PMI Bangun Masa Depan, Bukan Sekadar Kirim Remitansi
-
BRImo Taiwan Buka Akses Perbankan Digital BRI Bagi PMI
-
Arema FC Pinjam Mauro Zijlstra dari Persija, Lini Serang Makin Tajam?
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung