- Polres Tulungagung menyelidiki bentrokan antarkelompok perguruan silat di Desa Tegalrejo pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
- Remaja berinisial GIM mengalami luka bacok di tubuhnya dan kini dirawat di rumah sakit Blitar.
- Sepeda motor milik korban terbakar di lokasi kejadian setelah dihadang oleh massa perguruan silat lain.
SuaraJatim.id - Polres Tulungagung, menyelidiki kasus bentrokan antarkelompok perguruan silat di Kecamatan Rejotangan yang mengakibatkan seorang remaja mengalami luka bacok dan satu unit sepeda motor terbakar.
Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto, membenarkan adanya laporan terkait bentrokan antarperguruan silat tersebut.
"Iya kasusnya sudah ditangani . Tapi saya belum dapat data detailnya seperti apa," kata Iptu Nanang melansir ANTARA, Senin (23/8/2026).
Dia menjelaskan peristiwa itu terjadi di utara lapangan voli Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
"Polisi telah menerima laporan dari pihak korban dan mulai mengumpulkan keterangan untuk mengungkap pelaku," ujarnya.
Korban berinisial GIM (17), warga Kecamatan Rejotangan, mengalami luka pada siku dan punggung kanan akibat sabetan senjata tajam. Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Blitar.
Selain itu, sepeda motor Honda Vario AG 2863 RFZ milik FIFH (18), warga Kecamatan Rejotangan, dilaporkan dibakar saat bentrokan berlangsung.
Ayah salah satu korban, H (45), mengatakan peristiwa bermula ketika anaknya bersama sejumlah teman hendak pulang usai menghadiri kegiatan di Desa Tegalrejo.
“Saat itu anak saya FIFH berboncengan dengan temannya GIM mau pulang dan tiba-tiba dihadang oleh massa perguruan silat lain,” katanya, Minggu (23/8).
Baca Juga: Konvoi Pengesahan Pesilat Pecah, Warga Kalijudan Turut Jadi Korban
Menurut dia, sebagian rekan korban sempat memutar balik kendaraan, sedangkan kedua korban tidak sempat menghindar. GIM kemudian terkena sabetan senjata tajam pada lengan dan punggung.
Kedua korban selanjutnya melarikan diri dengan berjalan kaki dan meninggalkan sepeda motor di lokasi. Kendaraan tersebut kemudian dibakar oleh massa.
“Saat ini GIM masih menjalani perawatan pada rumah sakit di Blitar. Luka pada lengan kanan dan punggung harus dijahit,” ujarnya.
H mengatakan pihak keluarga telah melaporkan kasus pembacokan dan pembakaran kendaraan tersebut kepada kepolisian serta berharap pelaku segera diproses sesuai ketentuan hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRImo Taiwan Buka Akses Perbankan Digital BRI Bagi PMI
-
Arema FC Pinjam Mauro Zijlstra dari Persija, Lini Serang Makin Tajam?
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung
-
PDIP Jatim Bidik Rebut Kursi Gubernur 2029