- Pawai obor, misalnya, menjadi simbol cahaya, ilmu, dan harapan akan perubahan positif. Kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.
- Tradisi lain seperti kenduri, doa bersama, dan pemberian santunan kepada anak yatim juga lazim dilakukan, semuanya bernilai ibadah dan sosial.
Merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram boleh dilakukan selama diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, tidak bertentangan dengan syariat, dan bertujuan mempererat ukhuwah serta memperkuat keimanan.
Tidak ada kewajiban syariat untuk merayakannya, sehingga tidak boleh menganggapnya sebagai ibadah yang disunnahkan secara khusus.
Namun, selama tujuannya baik dan caranya benar, merayakan 1 Muharram menjadi bagian dari tradisi positif umat Islam di Indonesia.
Saran untuk Merayakan 1 Muharram
- Isi dengan pengajian, doa bersama, zikir, dan kegiatan sosial.
- Hindari hura-hura, perbuatan maksiat, atau tradisi yang bertentangan dengan ajaran Islam.
- Jadikan momentum ini untuk refleksi diri dan memperbaiki amal di tahun yang baru.
Dengan demikian, merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram adalah boleh dan bahkan bisa menjadi sarana memperkuat iman serta ukhuwah, selama dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai nilai-nilai Islam.
Berita Terkait
-
Jangan Asal Beli! 6 Tips Memilih Hewan Kurban yang Sesuai Syariat
-
Terjaring Razia Moral, Dua Pria dan Wanita Ini Dicambuk di Aceh Besar! Ini Kesalahan Mereka...
-
Sering Dipakai untuk Salawat Hingga Perayaan Islam, Ini Hukum Mendengarkan Sound Horeg Menurut Ulama
-
Pemprov DKI Batal Uji Coba Car Free Night 5 Juli, Peringatan Tahun Baru Islam Digelar di Tiap Kota
-
Enggan Tanggapi Soal Uji Coba Car Free Night Jakarta, Pramono Serahkan ke Wagub
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
-
Janjian Open BO Lewat MiChat, Pemuda Probolinggo Nyaris Diamuk Massa Gara-gara Salah Masuk Rumah
-
Bayi 2 Minggu Dibuang di Jembatan Madiun, Identitas Ayah Terbongkar, Sang Ibu Menghilang