3. Gunung Semeru: Menuju Atap Pulau Jawa
Bagi para pendaki sejati, Semeru adalah pencapaian tertinggi. Sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa, Mahameru menawarkan panorama 360 derajat yang tak tertandingi.
Spot Terbaik:
Sunrise: Ranu Kumbolo. Danau di ketinggian 2.400 mdpl ini adalah surga. Menyaksikan matahari terbit dari balik Tanjakan Cinta dengan pantulannya di permukaan danau adalah pengalaman spiritual.
Sunrise dan Sunset: Puncak Mahameru (3.676 mdpl). Dari puncak ini, kamu bisa melihat hampir seluruh lanskap Jawa Timur. Momen matahari terbit atau terbenam di sini terasa seperti berada di atas awan.
Untuk Siapa: Hanya untuk pendaki berpengalaman dengan persiapan fisik, mental, dan logistik yang matang. Pendakian membutuhkan waktu 3-4 hari.
Tips Pro: Perizinan pendakian Semeru sekarang sangat ketat dan harus dilakukan secara online jauh-jauh hari. Pastikan kamu membawa perlengkapan yang sesuai standar dan selalu patuhi aturan dari Taman Nasional.
4. Gunung Penanggungan: Miniatur Semeru untuk Latihan Akhir Pekan
Dijuluki sebagai "miniatur Semeru" karena puncaknya dikelilingi oleh puncak-puncak yang lebih kecil, Penanggungan adalah pilihan tepat untuk pendakian singkat yang tetap menantang.
Baca Juga: Hasil Survei Indikator Beberkan 100 Hari Kerja Khofifah-Emil
Spot Terbaik: Puncak Pawitra (1.653 mdpl). Dari sini, kamu bisa menikmati pemandangan kota yang gemerlap di malam hari, diikuti oleh sunrise yang indah. Jika cuaca cerah, siluet Gunung Arjuno-Welirang akan terlihat jelas. Tempat ini juga jadi spot sunset yang tenang.
Untuk Siapa: Cocok untuk pendaki pemula hingga menengah yang ingin melatih fisik. Waktu tempuh pendakian sekitar 4-6 jam.
Tips Pro: Ada beberapa jalur pendakian, yang paling populer adalah via Tamiajeng. Karena ketinggiannya tidak seekstrem gunung lain, kamu bisa melakukan pendakian tektok (naik-turun dalam satu hari).
5. Gunung Banyak: Sunset Romantis di Kota Batu
Tidak semua pemandangan indah harus diraih dengan susah payah. Gunung Banyak di Batu menawarkan spot sunset yang spektakuler dengan akses yang sangat mudah.
Spot Terbaik: Area Taman Langit atau Omah Kayu. Dari sini, kamu akan disuguhi pemandangan kota Batu dari ketinggian. Saat matahari terbenam, lampu-lampu kota mulai menyala menciptakan pemandangan yang romantis dan sangat instagramable. Kamu juga bisa melihat para atlet paralayang terbang di sore hari.
Untuk Siapa: Semua orang! Sangat cocok untuk liburan santai bersama teman, pasangan, atau keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Melalui Semarak Merah Putih, BRI Dorong Ekosistem Desa BRILiaN Balbar Sofifi Maluku Utara
-
Heboh Munculnya Kartu Chip Jelang Muktamar ke-35 NU, Ini Penjelasan Panitia
-
Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?
-
Masuk Bursa Ketua Umum PBNU, Ini Profil Mentereng Ketua PWNU Jateng Gus Rozin
-
PBNU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara Muktamar ke-35 NU, Siapa Saja?