4. Penerjemah
Dulu, menjadi seorang penerjemah adalah profesi yang menjanjikan. Namun, kemunculan alat terjemahan berbasis AI seperti Google Translate dan DeepL yang semakin akurat dan mampu memahami konteks telah menggerus pasar para penerjemah manusia, terutama untuk tugas-tugas terjemahan dokumen standar.
5. Penulis Konten dan Desainer Grafis Junior
Siapa sangka profesi kreatif bisa terancam? AI generatif seperti ChatGPT dan Midjourney kini mampu menghasilkan artikel, tulisan untuk media sosial, hingga gambar dan desain visual hanya dari perintah teks sederhana. Meskipun belum bisa menandingi kreativitas kompleks manusia, untuk kebutuhan konten dasar dan cepat, AI menjadi alternatif yang jauh lebih murah dan efisien.
Menghadapi tsunami teknologi ini, CEO Nvidia, Jensen Huang, mengingatkan bahwa satu-satunya pilihan adalah adaptasi. Peningkatan keterampilan (upskilling) dan mempelajari keahlian baru (reskilling) menjadi harga mati jika tak ingin sekadar menjadi penonton di era disrupsi AI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Kompas Abad Kedua: Gus Kikin Ingatkan Konstitusi Tertinggi Milik Nahdlatul Ulama bukan AD/ART
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung