- Video uang ditempel di tray Program MBG Kediri viral, ditonton 1,2 juta kali dan picu perdebatan.
- Warganet terbagi: ada yang menilai aksi itu kreatif dan humanis, tapi juga dinilai langgar prosedur MBG.
- Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya SOP dan komunikasi publik dalam pelaksanaan Program MBG.
SuaraJatim.id - Sebuah video yang memperlihatkan uang ditempelkan pada tray makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kencong Kediri mendadak viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut terlihat lembaran uang pecahan Rp5.000 hingga Rp20.000 diselipkan di setiap tray sebelum dibagikan kepada para siswa. Aksi itu direkam dan diunggah melalui akun TikTok resmi lembaga dengan caption “Jumat Berkah. Siapa Manusia Beruntung Itu?”.
Sejak diunggah, video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu perbincangan luas.
Hingga berita ini ditulis, unggahan itu telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali dan mengumpulkan lebih dari 25 ribu likes, menjadikannya salah satu konten terkait MBG yang paling mencolok sepanjang pekan ini.
Lonjakan perhatian ini tidak terlepas dari kombinasi antara momen tak biasa dan sentimen publik yang tengah tinggi terhadap pelaksanaan program makan gratis nasional.
Respon Netizen Terbelah
Respons warganet pun langsung terbagi dua. Sebagian publik menilai langkah sekolah tersebut sebagai inisiatif ringan yang mampu memberikan warna baru pada pembagian makanan.
Ada pandangan bahwa aksi menempelkan uang itu menjadi cara sederhana untuk membuat siswa lebih bersemangat. Sebagian komentar menyebutnya sebagai bentuk perhatian tambahan menjelang akhir pekan yang menunjukkan sisi humanis dari penyelenggara MBG.
Dalam pandangan ini, momen tersebut dianggap membawa suasana gembira dan menunjukkan kedekatan emosional antara sekolah dan peserta didik.
Baca Juga: Jumat Berkah Hemat: 7 Ide Nasi Bungkus Lezat di Bawah Rp 15 Ribu
Namun tidak sedikit pula yang menyoroti potensi masalah dari tindakan tersebut. Sejumlah pihak menilai bahwa praktik menempelkan uang pada tray makan tidak termasuk dalam standar operasional Program MBG.
Karena itu, langkah tersebut dianggap berisiko menimbulkan salah persepsi mengenai bentuk bantuan yang diberikan dalam program nasional tersebut. Ada pula kekhawatiran bahwa perbedaan nominal uang dapat memicu ketidaknyamanan sosial di antara para siswa.
Beberapa komentar menyebutkan potensi timbulnya kecemburuan, terutama jika siswa saling memperhatikan nilai uang yang diterima temannya.
Selain aspek kesetaraan, muncul pula pandangan bahwa tindakan itu dapat menyebabkan situasi tidak kondusif apabila siswa berebut tray dengan nominal tertentu.
Kekhawatiran tersebut mengarah pada satu pesan utama: kreativitas dalam pelaksanaan kegiatan sekolah tetap perlu berada dalam batas aman agar tidak memunculkan keributan atau salah tafsir di ruang publik.
Terlepas dari perdebatan itu, viralnya video SPPG Kencong Kediri kembali membawa Program MBG ke garis depan diskusi publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Viral Lagi! Terungkap Fakta di Balik Video Santriwati Korban Eksibisionis di Probolinggo
-
Ultimatum Prabowo! Krisis Pangan Global Belum Usai, Jangan Jual Murah Beras Kita ke Luar Negeri!
-
Nasib Layanan Pasien Jantung RSUD dr Soetomo Usai Kebakaran: Manajemen Siapkan Skema Darurat
-
Presiden Prabowo Sebut Museum Marsinah Sebagai Monumen Langka Perjuangan Buruh
-
Bikin Panik! Pria Tiba-tiba Terjun ke Semak Sungai di Situbondo Saat Dibonceng Ayah