SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan ratusan pesepeda yang tergabung dalam Gowes Bareng (Gobar) 1.000 Kilometer Ride For Palestine 2 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Minggu lalu.
Kegiatan ini merupakan kali kedua digelar sebagai bentuk dukungan moral masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina pasca agresi militer Israel sejak 7 Oktober 2023. Rombongan akan menempuh jarak total 1.000 kilometer dengan rute Surabaya–Madiun–Yogyakarta–Semarang–Cirebon–Bandung–Bekasi dan finish di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyerukan pesan khusus kepada seluruh peserta agar membawa misi perdamaian sepanjang perjalanan.
"Bawa pesan perdamaian, jangan ada peperangan lagi di muka bumi. Bawa pesan persatuan dan persaudaraan, jangan sampai terjadi apa yang menjadikan perpecahan dan kekerasan kepada masyarakat," pesannya.
Khofifah menegaskan, Gobar bukan hanya kegiatan olahraga, melainkan gerakan solidaritas kemanusiaan dan bentuk kepedulian nyata masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina. Menurutnya, olahraga dapat menjadi media perjuangan, dakwah, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
“Mudah-mudahan yang akan melakukan misi perdamaian 1.000 km ke Jakarta diberikan kelancaran, kesehatan dan kesuksesan misi kita. Mudah-mudahan niat kita berseiring ridho dan barokah Allah SWT. Mudah-mudahan Allah bukakan kenikmatan yang ada di langit dan bumi, Allah bukakan pula kasih sayang di langit dan bumi baik kepada kita maupun kepada saudara kita yang ada di Palestina yang sedang mengungsi di Jordan, Rafa maupun tempat lainnya,” harapnya.
Khofifah juga menilai kegiatan ini memiliki makna simbolis yang kuat. Dari Surabaya sebagai Kota Pahlawan yang merupakan simbol keberanian dan perjuangan, para pesepeda membawa pesan kemanusiaan dan solidaritas menuju daerah-daerah lain di Pulau Jawa. Selain itu, gerakan ini juga mengampanyekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
“Selamat menjalankan misi kemanusiaan, misi perdamaian Insya Allah ini misi yang mulia di sisi Allah SWT dan sisi manusia,” ucapnya.
“Selamat menempuh perjalanan panjang ini. Seribu kilometer bukanlah jarak yang mudah, tetapi dengan niat tulus, tekad kuat, dan semangat kebersamaan,” pungkasnya
Baca Juga: Gubernur Khofifah Beri Penghargaan bagi 604 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali
Turut hadir dalam pelepasan Gobar kali ini Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Lilik Hendarwati, Direktur Utama LMI Agung Wicaksono, Koordinator Gerakan Aksi Ride For Palestine Suryo Guritno, serta ratusan pesepeda dari berbagai komunitas di Jawa Timur.***
Berita Terkait
-
Misi Dagang Jatim dan Negara Mitra Sukses, Tertinggi Sejak 2022
-
Ekonomi Jatim Triwulan III 2025 Tumbuh 1,70%, Gubernur Khofifah: Tertinggi se-Jawa, Bukti Soliditas
-
Pengangguran Terbuka Jatim Turun 3,88 Persen, Gubernur Khofifah: Bukti Ekonomi Tangguh dan Inklusif
-
Jatim Sabet Indonesia Kita Awards, Gubernur Khofifah: Desa Mandiri Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
-
Khofifah Jadi Dewan Pembina Kehormatan Mas TRIP Jatim, Ajak Pemuda Bangun Semangat Perjuangan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa
-
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Subianto: Saya Tak Ikut Campur
-
Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin
-
Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!
-
Gus Yahya Tegaskan NU Tak Bisa Jalan Sendiri, Harus Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah