-
Video uang rupiah tanpa tiga nol dipastikan hoaks oleh BI.
-
Bank Indonesia menegaskan belum ada rencana resmi redenominasi rupiah.
-
Isu desain uang terbaru rupiah muncul dari unggahan menyesatkan di Facebook.
SuaraJatim.id - Isu tentang desain uang terbaru rupiah kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Informasi disebarkan akun Facebook yang memperlihatkan tumpukan uang berwarna hijau dan oranye dengan angka “100” dan “50” yang disebut sebagai pecahan terbaru setelah penghapusan tiga digit nol.
Narasinya mengklaim bahwa Indonesia telah menerapkan redenominasi dan uang tersebut merupakan keluaran resmi Bank Indonesia.
Klaim mengenai desain uang terbaru rupiah itu menyebut bahwa rupiah kini tampil layaknya dolar lantaran tiga angka nol dihilangkan. Unggahan tersebut menegaskan bahwa pecahan baru “sudah resmi dikeluarkan” dan menjadi bagian dari kebijakan nasional.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Antara, informasi itu tidak benar. Bank Indonesia melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa desain uang terbaru rupiah tanpa tiga nol tersebut bukan berasal dari kebijakan resmi.
Pihak BI memastikan bahwa tidak ada penerbitan uang rupiah baru yang mengalami perubahan nominal, termasuk penghapusan tiga angka nol. BI juga menyatakan bahwa isu redenominasi yang dikaitkan dengan video tersebut tidak benar.
BI menjelaskan bahwa fokus lembaga saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi nasional, mengendalikan inflasi, dan memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
Isu mengenai desain uang terbaru rupiah yang kabarnya telah melalui proses redenominasi ditegaskan sebagai informasi keliru.
Dalam unggahan di akun Instagram resminya, BI menambahkan bahwa pelaksanaan redenominasi rupiah hanya dapat dilakukan ketika kondisi politik, ekonomi, sosial, serta kesiapan aspek teknis seperti logistik, hukum, dan teknologi telah benar-benar matang. Proses tersebut harus melalui kajian mendalam dan tidak dapat dilakukan tergesa-gesa.
Kesimpulan
Video yang mengklaim bahwa desain uang terbaru rupiah tanpa tiga nol telah resmi beredar adalah hoaks. BI mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Berita Terkait
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?
-
Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit