- Hingga Sabtu (25/4/2026), PPIH Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak 5.314 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci dengan lancar.
- Dua orang jemaah calon haji terpaksa menunda keberangkatan akibat kondisi kesehatan yang belum stabil dan menjalani perawatan intensif.
- Kepastian keberangkatan jemaah yang sakit bergantung pada hasil pemeriksaan medis serta pemenuhan syarat dokumen laik terbang yang krusial.
SuaraJatim.id - Atmosfer di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) selalu dipenuhi dengan getaran haru dan semangat keberangkatan. Hingga hari kelima operasional haji 2026, ribuan jemaah telah melintasi gerbang asrama menuju pesawat yang akan membawa mereka pada perjalanan spiritual seumur hidup.
Namun, di tengah riuh kebahagiaan itu, terselip cerita tentang perjuangan melawan kondisi fisik yang tak menentu.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat, hingga Sabtu (25/4/2026), terdapat dua jemaah calon haji (JCH) yang terpaksa menunda impian terbangnya ke Arab Saudi. Kondisi kesehatan yang menurun menjadi palang pintu sementara bagi mereka.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Moh. As’adul Anam, menjelaskan bahwa kedua jemaah tersebut berasal dari Kelompok Terbang (Kloter) 13 dan 6.
"Satu jemaah saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Haji Surabaya, sementara satu lainnya bahkan belum bisa masuk ke asrama karena kondisi kesehatannya yang belum stabil," ungkap Anam saat ditemui di AHES.
Bagi jemaah yang sakit, koper mungkin sudah siap, namun raga memiliki jalannya sendiri. Anam menegaskan bahwa kepastian keberangkatan kedua jemaah tersebut sepenuhnya bergantung pada hasil pemeriksaan medis terbaru. Di dunia penerbangan haji, "izin laik terbang" adalah dokumen paling krusial yang harus dikantongi.
"Kami belum bisa memastikan kapan keduanya akan diberangkatkan. Semuanya kembali pada hasil observasi dokter. Jika dinyatakan laik terbang, kami akan segera mengupayakan keberangkatan mereka bersama kloter berikutnya," tambah Anam.
Meski ada catatan medis, secara umum roda operasional Embarkasi Surabaya berputar sangat cepat dan lancar. Data terbaru menunjukkan sebanyak 5.252 jemaah telah resmi diberangkatkan ke Tanah Suci dalam lima hari terakhir.
Jika ditambah dengan 62 petugas pendamping, total ada 5.314 orang yang sudah berada dalam perjalanan atau telah tiba di Arab Saudi melalui 14 Kloter.
Baca Juga: Menjual Harapan ke Tanah Suci: Nestapa Pasangan Lansia Lumajang Terjerat Muslihat Haji Jalur Cepat
Keamanan dokumen pun menjadi prioritas. Anam memastikan bahwa seluruh jemaah yang terbang telah memegang Kartu Nusuk, dokumen digital penting yang menjadi kunci akses jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Kesibukan di AHES diprediksi akan terus meningkat. Tercatat, sebanyak 6.075 orang (6.005 jemaah dan 70 petugas) telah tiba di asrama dari berbagai daerah di Jawa Timur. Hari ini saja, tercatat ada tambahan kedatangan sebanyak 1.137 orang yang tergabung dalam tiga kloter baru.
"Secara keseluruhan, proses pemberangkatan hingga hari kelima berjalan sangat lancar dan terkendali. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar setiap jemaah merasa nyaman sejak masuk asrama hingga lepas landas," tutup Anam. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Menjual Harapan ke Tanah Suci: Nestapa Pasangan Lansia Lumajang Terjerat Muslihat Haji Jalur Cepat
-
65 Tahun Dorong Gerobak Cilok, Mislicha Akhirnya Naik Haji: Tabungan Rp10 Ribu Bawa Saya ke Kakbah
-
Pasutri Lumajang Tertipu Rp80 Juta Demi Pangkas Antrean Haji 11 Tahun
-
Misteri Cinta Segitiga di Rusun Sombo: Pria Surabaya Tewas Berlumur Darah di Tangan Saudara Sendiri
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Lutung Jawa Dipelihara Warga di Bondowoso Dievakuasi, Kini Jalani Rehabilitasi
-
Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan