Wakos Reza Gautama
Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB
Ilustrasi kecelakaan. Kecelakaan maut di jalur lingkar Telaga Ngebel, Ponorogo, menewaskan seorang remaja asal Kabupaten Madiun setelah sepeda motor yang ditumpanginya menabrak pohon dan membuat korban terpental ke dalam telaga, Jumat petang (24/4/2026). [Unsplash]
Baca 10 detik
  • Muhammad Nasril Aufi tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya menabrak pohon di Telaga Ngebel pada Jumat (24/4/2026).
  • Kecelakaan terjadi karena pengendara gagal mengendalikan motor saat melintasi tikungan tajam dengan kecepatan tinggi dari arah timur.
  • Pengendara selamat diduga berada di bawah pengaruh alkohol, sehingga memicu kecelakaan fatal dan kini sedang diselidiki pihak kepolisian.

SuaraJatim.id - Keindahan jalur lingkar Telaga Ngebel, Ponorogo, yang biasanya dipenuhi tawa wisatawan, mendadak berubah mencekam pada Jumat petang (24/4/2026).

Di bawah keremangan senja, sebuah pohon Tabebuya yang berdiri tegak di kawasan Bombong, Dukuh Nglingi, menjadi saksi bisu sebuah kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang remaja.

Nahas dialami Muhammad Nasril Aufi (18), warga Desa Mojorejo, Madiun. Perjalanan wisatanya berakhir memilukan saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AE 3036 IT yang ditumpanginya kehilangan kendali.

Motor tersebut melaju kencang dari arah timur, namun gagal menaklukkan tikungan tajam hingga menghantam keras pohon di tepi jalan.

Benturan itu begitu hebat. Nasril yang duduk di bangku penumpang terlempar bak peluru, melewati pembatas jalan, dan jatuh ke dalam gelapnya air Telaga Ngebel.

Sementara rekannya, Riyan Krisna (18), sang pengendara, berhasil menyelamatkan diri meski menderita luka-luka dan guncangan psikis hebat.

Evakuasi berlangsung dramatis. Warga bersama petugas Polsek Ngebel berjibaku di pinggir danau untuk mengangkat tubuh Nasril. Sayangnya, takdir berkata lain. Saat tiba di Puskesmas Ngebel, pemuda itu dinyatakan sudah tak bernyawa.

Namun, di balik duka tersebut, sebuah fakta pahit terungkap. Sulistyowati, petugas jaga UGD Puskesmas Ngebel, menyebutkan bahwa kondisi pengendara yang selamat tampak tidak stabil.

"Satu korban meninggal dunia, sedangkan temannya luka-luka dalam keadaan linglung. Tercium bau alkohol dari korban yang selamat," ungkap Sulistyowati pada Sabtu (25/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga: Maut di Balik Tawa: Tragedi Dini Hari Dua Pelajar Jombang yang Berakhir di Kolong Truk

Kesaksian warga di lokasi kejadian pun selaras. Nurul Huda, warga setempat, melihat motor tersebut melesat dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya suara dentuman keras memecah kesunyian sore itu.

"Motornya kencang sekali. Kabarnya mereka dari Madiun menuju Ngebel. Tiba-tiba saja nabrak pohon dan satu orang masuk ke telaga," tuturnya.

Hingga saat ini, bangkai motor Vario yang ringsek tersebut telah diamankan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Dugaan kuat mengarah pada kelalaian manusia (human error), di mana pengaruh alkohol diduga menjadi pemicu hilangnya konsentrasi di jalur yang memang dikenal memiliki tikungan cukup tajam tersebut.

Load More