-
Bupati kini pengendali utama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah.
-
Keppres 28 Tahun 2025 perkuat peran daerah awasi Program MBG.
-
Pengaduan masyarakat dibuka cegah pelanggaran Program Makan Bergizi Gratis.
SuaraJatim.id - Peran kepala daerah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini berubah drastis. Jika sebelumnya bupati dan wali kota kerap dianggap hanya menjadi penonton, kebijakan terbaru justru menempatkan mereka sebagai pengendali utama di daerah.
Perubahan ini seiring terbitnya Keppres 28 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi antar Kementerian dan Lembaga untuk Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kebijakan tersebut, kepala daerah diberi kewenangan strategis untuk mengatur, mengawasi, hingga merekomendasikan penghentian pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika ditemukan pelanggaran di lapangan.
Hal ini menegaskan keseriusan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan program unggulan ini berjalan sesuai standar.
Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa di daerah, kepala daerah berperan sebagai pengarah utama.
“Sekarang BGN tidak lagi jalan sendiri. Di daerah, yang menjadi conductornya, yang menjadi arangernya adalah Ibu Bupati di Lumajang ini. Jadi Ibu bisa menghentikan dapur, dengan memberitahu ke kanan kiri, merekomendasikan ini harus diberhentikan karena tidak nurut, karena SLHS belum ada, IPAL nggak ada, dapurmya jelek, berantem mulu antara SPPG dengan mitra, silakan. Karena saya tim investigasi beritahu saya, tembuskan ke saya, dan anda punya hak untuk itu,” kata Nanik dalam Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG di Ballroom Aston Inn, Lumajang, Sabtu (13/12/2025).
Penegasan tersebut disampaikan langsung di hadapan Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Selama ini, ia mengaku kerap menemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski merasa kurang dilibatkan. Sebagai bentuk tanggung jawab, ia membuka saluran pengaduan khusus melalui WhatsApp.
“Saya bebaskan kepada semua siswa penerimakah, guru kah, boleh langsung WA ke saya. Boleh WA langsung ke Wakil Bupati. Boleh, agar kami tahu. Akhirnya sejak itu ada yang ngirim makanan di ompreng, ulernya jalan, Lalu saya WA yayasannya, mitranya, Saya bilang, ini kalau tidak saya tahan-tahan ini bisa viral ke mana-mana,” ujar Indah Amperawati.
Ke depan, pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diperkuat melalui pembentukan kantor bersama di daerah sebagai perpanjangan tangan Tim Koordinasi antar K/L. Kantor ini tengah disiapkan Kementerian Dalam Negeri dan akan bernama KaPPG.
“Nantinya, Tim Koordinasi juga akan berkantor di daerah-daerah, di Kabupaten, di Provinsi dengan nama KaPPG. Nanti Korwil dan Kareg akan dilebur masuk di dalamnya karena akan dipimpin eselon III. Anggotanya dari Dinkes, Diknas, Depag, ini bersatu. Ini keseriusan Presiden. Ini nggak main-main lagi, yang ngurus nggak hanya BGN saja. Jadi hati-hati Ka SPPG, nggak boleh sombong-sombong,” kata Nanik.
Dalam struktur baru ini, gubernur bertanggung jawab di tingkat provinsi, sementara bupati atau wali kota memegang kendali penuh pengawasan di daerah, termasuk pembangunan dapur. Langkah ini diharapkan membuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih tertib, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Tragedi di Balik Keindahan Teluk Love: Jasad Ali Makrus Akhirnya Ditemukan
-
Skandal Cinta Terlarang di Balik Seragam: Video Viral di Mal Bongkar Aib Oknum ASN Probolinggo
-
Gubernur Khofifah Tinjau Peternakan, Pilih Sapi Kualitas Unggul Hampir 1 Ton untuk Kurban Idul Adha
-
Sekjen PBNU: Muktamar NU Digelar Agustus 2026
-
Perahu Penyeberangan Sungai Brantas Blitar Kini Diincar Retribusi Daerah