-
Banjir lahar Semeru rusak 20 bangunan warga Lumajang.
-
Masjid dan 19 rumah terdampak lahar Gunung Semeru.
-
Warga diimbau mengungsi hindari lahar dan letusan susulan.
SuaraJatim.id - Banjir lahar Gunung Semeru merusak puluhan bangunan milik warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim).
Sebelumnya, Banjir lahar Gunung Semeru hanya dilaporkan merusak 14 rumah dan satu fasilitas umum. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memastikan angka tersebut kembali bertambah. Hingga Senin (15/12/2025), total bangunan rusak yang telah terdata mencapai 20 unit.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa kerusakan akibat Banjir lahar Gunung Semeru mencakup 19 unit rumah warga dan satu fasilitas umum berupa masjid di Dusun Sumberlangsep.
“Jumlah bangunan yang terdampak sampai hari ini, sekitar 20 unit, ya ada penambahan yang awalnya tadi 6, 9, 15, sekarang 20. Ini dari 20 itu 19 rumah dan 1 fasum berupa masjid,” kata Isnugroho, dikutip dari BeritaJatim.com.
Ia mengungkapkan, sebagian warga masih memilih bertahan di kawasan perbukitan Dusun Sumberlangsep. Lokasi tersebut dinilai lebih aman dari aliran lahar, meski tetap masuk dalam kawasan rawan bencana Gunung Semeru. Kondisi ini membuat proses penyaluran bantuan menjadi tidak mudah.
Petugas BPBD bersama relawan harus menunggu situasi benar-benar aman sebelum menyeberangi aliran lahar untuk mengirimkan bantuan logistik. Tantangan medan serta potensi lahar susulan membuat distribusi kebutuhan dasar berjalan dengan kewaspadaan tinggi.
“Jadi, sebagian masyarakat masih bertahan di Sumberlangsep di ketinggian pucuk gunung, dan itu juga masih kita suplai kebutuhan pokok mereka,” kata Isnugroho.
Meski demikian, BPBD Lumajang terus mengimbau warga agar meninggalkan kawasan rawan terdampak bencana. Risiko letusan sekunder Gunung Semeru saat banjir lahar susulan dinilai dapat membahayakan keselamatan warga sekaligus menghambat akses petugas.
Menurut Isnugroho, jika terjadi letusan sekunder, pasokan makanan dan logistik bisa terputus karena sulitnya akses menuju lokasi. Oleh karena itu, warga diminta untuk bergeser ke lokasi yang telah disiapkan.
“Kalau kondisi seperti ini juga khawatir ada letusan sekunder stok makanan di sana habis, ngirimnya susah. Kita imbau untuk bergeser ke lapangan di sekitar Jugosari,” ungkap Isnugroho.
BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas Banjir lahar Gunung Semeru serta pendataan lanjutan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang dibutuhkan.
Berita Terkait
-
Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!
-
Ziarah ke Makam Marsinah, Buruh Hidupkan Semangat Perjuangan di May Day 2026
-
Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa
-
Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru
-
Kota Jombang: Hening yang Tidak Kosong, Nyaman yang Tidak Ramai
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Siasat Umpan TikTok Berujung Jeruji: Bisnis Live Streaming Asusila Berbayar di Bondowoso Terbongkar
-
Beban Berat di Balik Pintu Kos: Surat Terakhir Pemuda Tulungagung yang Gantung Diri
-
Tragedi di Balik Keindahan Teluk Love: Jasad Ali Makrus Akhirnya Ditemukan
-
Skandal Cinta Terlarang di Balik Seragam: Video Viral di Mal Bongkar Aib Oknum ASN Probolinggo
-
Gubernur Khofifah Tinjau Peternakan, Pilih Sapi Kualitas Unggul Hampir 1 Ton untuk Kurban Idul Adha