-
Pria Pacitan kalah judi online lalu merekayasa pembegalan palsu.
-
Motor digadaikan demi judi online, luka dibuat sendiri.
-
Polisi bongkar kebohongan pembegalan akibat judi online.
SuaraJatim.id - Aksi nekat usai kalah judi online dilakukan seorang pria di Pacitan dengan cara yang tak lazim. Dia merekayasa cerita pembegalan hingga melukai tubuhnya sendiri.
Pelaku bernama Noto Sefriatmoko (29), warga Dusun Krajan Lor, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim).
Peristiwa ini terungkap setelah polisi melakukan pendalaman terhadap laporan yang disampaikan pelaku. Noto sebelumnya mengaku menjadi korban begal di tepi Jalan Raya Arjosari–Gondosari, tepatnya di Dusun Gulang, Desa Mlati, Kecamatan Arjosari. Cerita itu disampaikan kepada istrinya, Jeni Novasari, pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.
Dalam pengakuannya, Noto menyebut sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam dengan nomor polisi AD 6788 DT, serta uang tunai Rp 1 juta dirampas oleh dua orang tak dikenal.
Ia juga mengklaim mengalami luka sayatan di tangan kiri akibat kejadian tersebut. Luka itu sengaja dibuat untuk memperkuat alibi atas kebohongan yang dipicu oleh kekalahan judi online.
Kapolsek Arjosari, Ipda Ferry Ardianto, menjelaskan bahwa setelah dilakukan klarifikasi mendalam, keterangan yang disampaikan Noto tidak sesuai fakta.
“Setelah dilakukan pendalaman, keterangan yang disampaikan tidak benar dan peristiwa pembegalan itu tidak pernah terjadi,” kata Ipda Ferry, dikutip dari BeritaJatim, Jumat (16/1/2026).
Hasil penyelidikan mengungkap fakta sebenarnya. Sepeda motor yang disebut dirampas ternyata telah digadaikan Noto kepada rekannya sendiri, Arik Andrianto, warga Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari.
Motor tersebut digadaikan dengan nilai Rp 3 juta. Uang hasil gadai itu kemudian dihabiskan pelaku untuk bermain judi online, hingga akhirnya ia panik dan memilih membuat skenario palsu.
Kasus rekayasa pembegalan ini mulai terkuak setelah polisi menerima informasi dari masyarakat pada Senin, 12 Januari 2026. Dugaan pencurian dengan kekerasan yang diklaim pelaku sempat beredar luas di media sosial dan memicu keresahan warga sekitar Pacitan.
“Informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial itu membuat situasi kurang kondusif. Setelah kami klarifikasi, fakta di lapangan tidak sesuai dengan yang disampaikan oleh yang bersangkutan,” ujar Ipda Ferry.
Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter, satu lembar STNK atas nama Purwanto, serta bukti transfer senilai Rp2,7 juta. Kasus ini menjadi perhatian publik karena memperlihatkan dampak judi online yang mendorong pelaku melakukan tindakan berbahaya dan menyesatkan.
Berita Terkait
-
Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru
-
Terekam CCTV! Begini Sadisnya Begal Motor di Pasar Minggu Hajar Petugas PPSU yang Melawan
-
Kota Jombang: Hening yang Tidak Kosong, Nyaman yang Tidak Ramai
-
Terapi Alam yang Menenangkan: Kisah dari Pantai Lebuk Situbondo Jawa Timur
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dorong Kepemimpinan Perempuan, BRI Sabet Tiga Penghargaan Infobank 500 Women 2026
-
Misteri Mayat Tanpa Busana di Jombang Terungkap, Dihabisi Sahabat Karib karena Cemburu Buta
-
KA Sangkuriang Hadirkan Sensasi 1.000 Km Banyuwangi-Bandung Tanpa Transit
-
Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Serukan Aksi Bersama Tekan Angka Kematian Ibu
-
Tak Hanya Tingkatkan Gizi Anak Sekolah, MBG Juga Dongkrak Penghasilan Pekerja Pabrik Tahu