- UPT RSBL Pasuruan melayani 216 laki-laki dan 89 perempuan, dengan kategori berat 141 orang dan kategori ringan 164 orang.
- UPT RSBL Kediri dibangun tahun 2025 dengan anggaran Rp22,27 miliar di atas lahan 2,7 hektare dan melayani 300 penerima manfaat.
- Penerima manfaat UPT RSBL Kediri terdiri dari kategori berat 71 orang, kategori sedang 171 orang, dan kategori ringan 58 orang yang siap dipulangkan.
SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan gedung baru Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras (UPT RSBL) Pasuruan dan Kediri di Kabupaten Pasuruan, Rabu, (21/1/2026).
Turut mendampingi peresmian Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pembangunan gedung baru UPT RSBL memiliki peran yang sangat vital. Pasalnya, lokasi gedung lama berada di kawasan rawan banjir sehingga kerap menghambat proses pelayanan dan penanganan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Jawa Timur.
"Jadi UPT RSBL ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap ODGJ di wilayah bagian timur provinsi. Upaya nyata kita memanusiakan manusia. Insya Allah, kalau kita memuliakan yang ada di bumi, kita akan dimuliakan yang ada di langit," ujarnya.
Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan penerima manfaat di UPT RSBL. Menurutnya, dedikasi dan kontribusi para petugas dalam menangani ODGJ merupakan kerja luar biasa yang menuntut ketulusan dan kesabaran tinggi.
"Semua luar biasa. Semuanya tentu berinteraksi degan hati. Tapi saya ingin sampaikan kalau kerjanya luar biasa tanpa diikuti dengan keikhlasan, menurut saya merugi. Jadi, ayo. Yang setengah-setengah ikhlas, kuatkan keikhlasan," tegasnya.
"Karena memang ikhlas tidak ikhlas, pekerjaan ini bukan pekerjaan yang ringan. Bukan sekedar merapikan atau mendisiplinkan, tapi bagaimana penerima manfaat menjadi sehat, dan terus sehat," lanjut Khofifah.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah menyempatkan diri untuk menyapa langsung para penerima manfaat di UPT RSBL Pasuruan. Ia juga meninjau asrama, ruang makan, lapangan, dan ruang-ruang tempat mereka diajarkan untuk berkarya.
Tak hanya itu saja, orang nomor satu di Jawa Timur ini juga menanam pohon mangga di UPT RSBL Pasuruan. Nantinya, pohon yang sama akan ditanam juga di UPT RSBL Kediri di kesempatan lain.
Baca Juga: Gubernur Khofifah: Produk Jatim Mampu Bersaing di Pasar Global, Ekspor Naik 16,64%
"Semua yang kita tandur, akan kita lihat lagi paling telat tahun depan. Banyak yang tidak melihat bagaimana cara saya melakukan monitoring. Karena apa yang kita tanam, menjadi tugas kita untuk merawat," katanya.
"Jadi kedisiplinan kita untuk merawat pohon-pohon ini merupakan cerminan dari bagaimana cara kita merawat semua penerima manfaat di sini," tutur Khofifah menambahkan.
Untuk diketahui, gedung baru UPT RSBL Pasuruan dibangun pada tahun 2024 dengan anggaran sebesar Rp30,8 miliar dan berdiri di atas lahan seluas 3 hektare. Fasilitas ini mampu menampung sebanyak 305 penerima manfaat, terdiri atas 216 laki-laki dan 89 perempuan, dengan rincian kategori berat sebanyak 141 orang dan kategori ringan 164 orang.
Sementara itu, pembangunan UPT RSBL Kediri dilaksanakan pada tahun 2025 dengan anggaran Rp22,27 miliar di atas lahan seluas 2,7 hektare. UPT RSBL Kediri melayani 300 penerima manfaat, terdiri dari kategori berat sebanyak 71 orang, kategori sedang 171 orang, dan kategori ringan 58 orang yang telah siap dipulangkan.***
Berita Terkait
-
Khofifah Tunjuk F Bagus Panuntun Jadi Plt Wali Kota Madiun, Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Baik
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember: Jaga Daya Beli Masyarakat
-
Melampaui Target! Realisasi Investasi Jatim 2025 Tembus Rp147,7 Triliun
-
Perkuat Pendidikan, Khofifah Resmikan Fasilitas dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB
-
Pimpin Apel Bulan K3 Nasional, Gubernur Khofifah: Wujudkan Keselamatan Kerja Profesional
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit
-
KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal
-
Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama
-
BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan
-
Petaka Cari Kayu Bakar: Nenek di Ponorogo Tewas Terjebak Kobaran Api di Lahan Jati