- Rumah Ketua PBSI Kota Madiun digeledah KPK malam hari.
- Rahma Noviarini punya rekam jejak olahraga dan politik.
- KPK dalami dugaan korupsi proyek di Kota Madiun.
SuaraJatim.id - Nama Rahma Noviarini mendadak menjadi sorotan publik setelah kediamannya di Kota Madiun digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penggeledahan rumah Rahma Noviarini yang beralamat di Jalan Setiaki Nomor 26, Kelurahan Ombo-ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun itu dilakukan pada Selasa (27/1/2026) malam sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Kota Madiun.
Langkah penggeledahan KPK tersebut merupakan rangkaian penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
Tim penyidik lembaga antirasuah menyisir kediaman Rahma Noviarini guna mengumpulkan dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum menyampaikan secara rinci hasil dari penggeledahan di rumah Rahma Noviarini yang berlangsung hingga larut malam tersebut.
KPK masih melakukan pendalaman materiil untuk menelusuri keterlibatan berbagai pihak dalam pusaran perkara dugaan pemerasan fee proyek dan penyalahgunaan dana CSR di Kota Pendekar.
Dikutip dari BeritaJatim, Rahma Noviarini baru saja mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Kota PBSI Kota Madiun masa bakti 2025–2029. Ia resmi dilantik pada Selasa (23/12/2025) di Gedung GCIO dalam sebuah seremoni yang turut dihadiri Wali Kota Madiun nonaktif, Wali Kota Maidi.
Dalam kesempatan tersebut, Maidi menekankan pentingnya peran organisasi olahraga dalam membangun sumber daya manusia melalui prestasi atlet.
Selain aktif di dunia olahraga, Rahma Noviarini juga memiliki rekam jejak di panggung politik praktis. Pada Pemilu 2024, wanita kelahiran Madiun, 5 November 1982 ini maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Malang melalui Partai Golkar.
Ia bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Dau, Wagir, Pujon, Karangploso, Ngantang, dan Kasembon.
Berdasarkan data resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rahma Noviarini mengantongi total 1.497 suara. Perolehan suara tertinggi dicatatkan di Kecamatan Wagir dengan 396 suara dan Kecamatan Ngantang sebanyak 378 suara. Sementara di kecamatan lainnya, dukungan yang diperoleh relatif merata.
Dari sisi pendidikan, Rahma Noviarini merupakan alumnus SMA Negeri 1 Madiun dan melanjutkan studi ke Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait status hukum Rahma Noviarini dalam perkara yang turut menyeret nama Wali Kota Maidi dan sejumlah pihak swasta tersebut.
Berita Terkait
-
Kasus Suap Ubah Opini WDP ke WTP, Anggota BPK Bobby Tak Banyak Bicara usai Diperiksa KPK
-
Inkonsisten Soal Status Hukum Febrie, Kejagung Disemprot: Jangan Ada Perlakuan Khusus!
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar
-
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Pikap KDMP Terlibat Tabrakan Beruntun dengan Bus Peziarah di Ponorogo, Begini Nasib Penumpangnya
-
Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027
-
Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi